Tampilkan postingan dengan label Orang Tua Asuh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Orang Tua Asuh. Tampilkan semua postingan

- Tips Bunda dan BayiKomunikasi Produktif dengan Pasangan #Day4 : Dimana ??

Juni 04, 2017 Add Comment



" neng dimana stnk motor tiger ?? Biasa na di dieu ", tanya suami dengan nada yang bikin saya kaget  pas saya lagi buru-burunya masak di saat endure time. Karena Alula ngajak main mulu dari siang.

" iyaa nanti neng cari pas beres masak ", saya jawab dengan nada tenang.

Setelah beres saya langsung ke kamar membantu mencari benda itu. Keliatan banget hehe suami kewalahan, udah biasa sih dia yang suka lupa nyimpen tapi entah lah apakah semua istri seperti ini. Hehe menjadi tumbal pencarian hahaha..

Sampai bedug magrib pun benda itu belum juga di temukan. Oke, kita putuskan untuk berbuka dulu. Setelahnya kita lanjut mencari.

Baiklah daya masih mencoba tenang, tidak banyak berkata-kata, jikapun bicara intonasinya pun menenangkan tidajk ikut naik level, hehe..
Seperti menanyakan, meyakinkan, membantu meruntutkan peristiwa - peristiwa.
Dan yang lebih banyak saya lakukan yaitu bergerak terus mencari, tersenyum, dan tidak tergesa-gesa. Karena saya tau pasti suami lebih melihat attitude atau sikap saya saat itu.

Dan akhirnya ketemu juga benda tersebut di dalam amplop. Dan yakin itu memang bekas dia sendiri yang simpan tapi kelupaan. Hadeuh,, hehe

Biasanya saya kalau menghadapi situasi dan kondisi seperti di atas, saya menggunakan kaidah komunikasi Produktif 7-38-55. Tidak terlalu banyak bicara, ikut merasakan dalam artian empati, dan banyakin actionnya bantuin cari.

Kan biasanya kalau orang lagi kehilangan barang lupa nyimpen dsb suka jadi rada senewen yah, hehe. Tapi saya coba redam dengan tidak ikut-ikutan senewen atau berkata seolah-olah menyalahkan. Karena kalau keduanya seperti itu saling menyalahkan, tidak ada yang mau mengalah dan bekerja sama. Ya berarti tidak akan ada result-nya.


#level1
#day4
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
#bunsaybatch2

- Tips Bunda dan BayiNice Homework 9 : Bunda Sebagai Agen Perubahan

Maret 24, 2017 Add Comment


Assalamu�alaikum sahabat-sahabat semua. Semoga selalu diberikan kesehatan dan dimudahkan rezeki oleh Allah.
Kali ini saya akan sharing ilmu tentang �being agent of change� yang sempat saya bahas di awal-awal NHW.  semoga bermanfaat :)


Perempuan khususnya seorang Bunda adalah instrumen utama yang sangat berperan sebagai agen perubahan.
Maka berkali-kali di Bunda Profesional kita selalu mengatakan betapa pentingnya mendidik seorang perempuan itu. Karena
�mendidik 1 perempuan sama dengan mendidik 1 generasi".


Maka apabila ada 1 Bunda membuat perubahan maka akan terbentuk perubahan 1 generasi yaitu generasi anak-anak kita. Luar biasa kan impactnya. Seru?? Lanjut ya sahabat-sahabat..


Darimanakah mulainya?
Di NHW minggu kemarin, saya sudah menemukan passion (ketertarikan minat ) ada di ranah mana, mulailah melihat isu sosial di sekitar saya tinggal, maka dari situ saya belajar untuk membuat solusi terbaik di keluarga dan masyarakat.


Karena, rumus yang dipakai yaitu :
PASSION + EMPATHY = SOCIAL VENTURE


Social venture adalah suatu usaha yang didirikan oleh seorang social enterpreneur baik secara individu maupun organisasi yang bertujuan untuk memberikan solusi sistemik untuk mencapai tujuan sosial yang berkelanjutan.


Wow..
Awal membaca prolognya saja saya udah mikir nih, mau bikin apa dan seperti apa. Karena saya basicnya belum pernah bergerak di bidang sosial. Dan saya keingetan kalau suami itu jiwa sosialnya tinggi dan sudah banyak acara berbau sosial yang dia pegang. Salah satunya seperti Camping Care dan yang saat ini sedang soft launching yaitu GERAKAN ORANG TUA ASUH.


Sebenarnya sih awalnya ini ide dari suami dan mentornya. Dan kebetulan banget NHW terakhir ini bisa berhubungan dengan Ide sosial dari suami. Karena di lihat dari isu sosial yang ada di lingkungan masyarakat tempat kami tinggal, salah satunya yaitu keterbatasannya kemampuan untuk melanjutkan sekolah lebih lanjut dan lebih tinggi sesuai dengan harapan anak-anak.


Gerakan Orang Tua Asuh itu sendiri diselenggarakan oleh Karang Taruna Gempol Sari & Badan Implementasi Zakat bekerjasama dengan para donatur (orang tua asuh) untuk biaya SMA sederajat.


Dan kabar baiknya, program ini baru akan di mulai. Jadi, kita masih banyak sounding ke kerabat atau para calon donatur yang ingin bergabung.


Untuk orang tua asuh punya komitmen membiayai selama masa belajar 3 th/sma sederajat, yang nantinya ada MoU sama orang tua/wali anak. Siswa diutamakan dari wilayah Gempol Sari soalnya selain disekolahkan formal, disini ada pembinaan akhlak/rohani minimal 2x dalam seminggu.


Donasi minimalnya sesuai biaya spp /bulan di Sekolah, jadi sekolahnya nanti ada kesepakatan antara orang tua asuh & anak mau dimana tempatnya.


Selain itu, akan ada program parenting yang di dalamnya akan ada sosialisasi dan pentingnya ilmu parenting. Program pendampingan bagi anak asuh dan orang tua asuh. Itu baru beberapa ide awalan saya. Mudah-mudahan ide ini di acc oleh suami yah..??
Mungkin nanti sembari berjalan dan silaturahmi bareng sahabat-sahabat, bakalan ada ide-ide keren lainnya.


Mari bergabung menjadi orang tua asuh. ??
Atau jika ingin menjadi kakak asuh untuk berbagi pengalaman, mendidik, dan bermain bersama juga boleh, silahkan saya tunggu partisipasinya.


Loh, maaf ya saya jadi seperti promosi yah.. maklum soft skill nya mulai keluar .. hehhe promosi demi memuliakan keluarga dan meningkatkan kualitas masyarakat kenapa tidak??


BUNDA, SUDAH SIAPKAH MENJADI AGEN PERUBAHAN ? ??