- Tips Bunda dan BayiGimana sih caranya arisan produk edukasi premium

Maret 30, 2017 Add Comment

Banyak yang tanya, gimana sih caranya arisan #produkedukasipremium

.
.

Kenapa arisan buku? Arisan hafizdoll?
Karena buku premium ini emang ga murah.. tapi kalau di bandingin dengan biaya hBundaran mainan super canggih sih, ya better lah.. thats good choice mom..
Soalnya mutu yang katanya "hBundaran" sekarang patut dan sedang dipertanyakan ??

.
.

Apalagi kalau hBundarannya banyak banyak nonton TV FTV sinetron atau main gadget..
Tau ga mom ?
Untuk batita dan balita, jika kebanyakan terkena paparan layar, salah satunya bisa menyebabkan anak sulit berkonsentrasi.  Dan salah duanya bisa membuat anak speecdelay..
Kenapa? Karen kurangnya interaksi dua arah..

.
.

Ayo.. sudah berfikir dua kali untuk ikutan arisan, mom? ??

Ini syaratnya yaaa:
?? AMANAH. penting banget & poin pertama
?? Pilih produknya. Nanti saya bakal banyak posting produk edukasi yang di arisankan
?? isi form & foto ktp yaa
?? tunggu konfirm untuk masuk grup keluarga arisan


.
.

Mau ikutan arisannya  sekarang? Atau pengen lebih detail... sok aja atuuh WA aja ya di 085721482488 ????

- Tips Bunda dan BayiTips Merawat Gigi Susu Anak - Resume Kuliah WhatsApp #curhatBella

Maret 28, 2017 Add Comment
Assalamualaikum bunda, mamah, emak, ummi, umma, ummu, Bunda, ambu yang cantik dan sholehah.. :)

Pada kesempatan ini, saya akan merangkum sedikit dari materi kuliah WA tanggal 24 Maret 2017mengenai "TIPS PINTAR MERAWAT GIGI ANAK" yang dilaksanakan oleh MamiBelle dan Kejora Indonesia. Karena pada waktu itu keburu full seat grupnya. Padahal sampai 3 grup, jadi saya bantu share disini aja ya .. 

Semoga Bermanfaat :)

Materi ini diisi oleh dua orang dokter gigi cantik yang dalam kesehariannya berkecimpung dengan masalah kesehatan gigi anak, yaitu Drg. Tara Pratitha dan Drg. Adela Andartya.

Berikut slide materinya ... ^^





























Lalu ini, sesi tanya jawabnya ..... ^^

Tanya: Ana Habibah, Madiun

saya Ana Habibah, dari Madiun.. Bunda dari Zalfa(23m) ... dia belum bisa berkumur, setiap gosok gigi pasti di telan, .. ..bagaimana agar anak bisa berkumur? dan pasta gigi pigeon (maaf menyebut merk) apakah aman apabila di telan? tks

Jawab:

Halo Bunda Ana, memang tidak mudah mengajarkan anak untuk berkumur, ajarkan anak terus berkumur dengan dicontohkan. Kumur dengan air mineral agar jika tertelan tidak berbahaya. Anak biasanya sudah bisa berkumur sekitar usia 2 tahun. Beri penjelasan pada anak kalau pasta gigi bukan makanan, berbahaya jika tertelan terus menerus. Bisa juga sikat gigi sambil bernyanyi dan sisipi dengan lirik untuk berkumur, atau memakai boneka yang mengajak anak untuk berkumur. Dapat dilihat dalam kemasan pasta gigi apakah pasta itu aman untuk anak-anak. Diperhatikan jumlah penggunaan pasta gigi, pada anak usia 0-3 tahun hanya diperbolehkan seoles tipis 1,5-3mm. Meskipun aman tertelan, pasta gigi bukanlah makanan, sehingga tetap latihlah anak untuk berkumur.

tanya : saya punya 2 baby. 1 umur 35mo. udah belajar gosok gigi dr tumgi pertama. awalnya ga pake odol cmn sikat gigi aja terua karena nyontohinnya ortunya pake odol hana jd ikutan. dr awal pake odol hana langsung kesenengan katena mungkin  rasanya enak ya jd dia pasti minta odol terus buat dimakan dg alasan gosok gigi sampe kira2 umur menjelang 2th sudah mulai mengerti kalau gosok gigi itu buat membersihkan gigi dr kuman (ulat2 jahat klo Bundanya bilang) skw masih suka sama odol tp tidak dimakan dan sudah bisa berkumur dg baik. nah adek nya ini yg baru berumur 16 bulan yg berkumur selalu ditelan. dan akhirnya pertanyaannya sm kaya yg diatas. sebatas mana odol aman tertelan masuk mulut? dan apakah berakibat beser ato yg lain. terimakasi mom bella 
Jawab: Iyaaa...ya betul..
Itu sepengalaman saya..
Dulu jaman kakak masih kecil..pakek nyanyinya upin dan ipin yg gosok gigi..trs qt jg ikutan kumur2.. 
Kalo khawatir tertelan bs pakai air matang..jadi aman..
Jadi dia tau kalo air yg hbs buat kumur dkeluarin

Tanya: Yuanita, Surabaya
Masalah gigi yang paling ditakutkan dan lebih sering dibahas kan gigi berlubang nih...
Nah saya malah penasaran dengan gigi tumpuk, gigi yang tumbuhnya menumpuk/berdesakan.
Bagaimana ya cara mencegahnya sejak dini? Ada yang bilang gigi tumpuk itu karna kelebihan kalsium, apakah itu benar?

Jawab:

Halo Bunda Yuanita, masalah gigi bertumpuk bukan disebabkan oleh kelebihan kalsium. Gigi yang bertumpuk memiliki bermacam-macam penyebab diantaranya: gigi yang tanggal terlalu cepat, akar gigi yang terlalu kuat sehingga pada waktunya dia tanggal gigi tersebut belum tanggal, faktor genetik, dan sebagainya. Cara mencegah agar gigi tidak bertumpuk, periksakan anak ke drg jika gigi sudah goyang namun belum juga tanggal padahal gigi tetapnya sudah tumbuh.Hal ini dapat menyebabkan gigi tetap tumbuh di luar tempat seharusnya. Jika gigi sudah bertumpuk, disarankan agar memeriksakan gigi yang bertumpuk itu ke dokter gigi untuk diperiksa dan ditindak lebih lanjut.

Tanya: Lia, Bekasi
apabila pd gigi seri atas dekat dg gusi pd bayi 18mo sdh terbentuk white spot, bagaimana cara memperbaikinya agar tdk berkembang menjadi karies gigi lebih parah? apakah penggunaan pasta gigi berfloride dan toothmousse dpt memperbaiki kerusakan tsb ? thx

Jawab:

Halo Bunda lia. White spot memang merupakan tKamu awal sebelum terjadinya lubang gigi,white spot yang tidak dirawat dapat berubah menjadi lubang pada gigi. Sebaiknya, penyikatan gigi harus rutin dilakukan setiap hari setelah sarapan dan sebelum tidur. Untuk memperkuat gigi, pasta gigi berfluoride dapat digunakan untuk meningkatkan ketahanan gigi terhadap asam, dengan dosis sesuai usia anak (0-3 tahun selapis tipis, 3-6 tahun sebesar bulir jagung) dan bisa menggunakan tooth mousse yang dapat memberikan asupan kalsium dan fosfat yang dapat memperkuat gigi, namun pasta gigi atau tooth mouse tidak dapat menghilangkan karies gigi, hanya bisa mencegah perkembangan karies. Semoga anak Bunda selalu rajin menggosok gigi ya bu.

Tanya:
Assalamu'alaikum, perkenalkan nama sy Atin Lestari Bunda dr 1 orang putri usia 7bln asal Tegal yg mau saya tanyakan apa yg mempengaruhi cepat tidaknya gigi susu tumbuh? Dan bagaimana cara merawat gigi susu yg sudah tumbuh? Serta bagaimana cara menangani panas pada anak yg giginya tumbuh kemudian tdk.mau makan? Trimakasih bunda sblmnya salam kenal

Jawab: 
Walaikumusalam bu Atin. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi lambatnya pertumbuhan gigi susu, diantaranya usia kehamilan (pada bayi prematur, pertumbuhan gigi susu lebih lama), bayi berat lahir rendah, asupan nutrisi yang kurang pada bayi (seperti vitamin D), penyakit yang diderita pada bayi baru lahir, dan lainnya. Gigi susu yang sudah tumbuh awalnya dapat dibersihkan dengan sikat jari/kassa, jika sudah mulai tumbuh banyak, ganti dengan sikat kecil berbulu halus dan dapat diberi pasta gigi. Jika anak demam karena giginya akan tumbuh dapat diberikan parasetamol drops sesuai dengan dosisnya. Mengakali anak yang tidak mau makan karena tumbuh gigi, Bunda bisa menyiapkan makanan yang agak dingin seperti buah yang dibekukan, ataupun apapun kesukaan anak Bunda agar rasa tidak nyaman pada anak Bunda bisa sedikit teratasi. Kemudian apabila menggunakan teether, teether tersebut bisa dimasukkan kedalam kulkas ketika akan digunakan, hal ini biasanya dapat memberikan rasa nyaman pada anak Bunda ketika dalam proses tumbuh gigi.

Tanya:
Pagi Bunda Bella.
Saya Puput dari Tangerang, Bunda dari anak usia 14 bulan. Usia berapa anak sebaiknya mulai sikat gigi sesudah makan dan sebelum tidur? Mulai penggunaan pasta gigi sebaiknya mulai usia berapa?

Jawab:

Halo bu Puput, sebaiknya anak sudah disikat giginya 2x sehari sejak sudah ada gigi yang tumbuh. Diawali dengan menggunakan sikat jari/kassa bertahap diganti dengan sikat kecil berbulu lembut jika giginya semakin bertambah. Penggunaan pasta gigi dapat diberikan di saat anak sudah memiliki beberapa gigi yang sulit dibersihkan hanya dengan sikat saja. Lihat petunjuk pada pasta gigi, pastikan pasta gigi yang diberikan adalah pasta gigi anak, yang dosisnya sudah disesuaikan dengan usia anak. Untuk pasta gigi berfluoride, dosis penggunaannya yang aman adalah selapis tipis untuk anak usia 0-3 tahun, sedangkan untuk anak usia 3-6 tahun ukuran pasta gigi sebulir jagung. Ajarkan anak untuk berkumur sedini mungkin, jika anak masih belum bisa diberi pengertian dan belum bisa diajarkan berkumur serta menganggap pasta gigi hanya sebagai makanan untuk diemut, tunda dulu pemakaian pasta gigi.

Nah.. apa sudah mewakili rasa penasaran bunda? ^^
jangan lupa share info mengenai #curhatBella ini ke teman-teman Mami supaya bisa bareng-bareng jadi Smart Mami! ^^

- Tips Bunda dan BayiNice Homework 9 : Bunda Sebagai Agen Perubahan

Maret 24, 2017 Add Comment


Assalamu�alaikum sahabat-sahabat semua. Semoga selalu diberikan kesehatan dan dimudahkan rezeki oleh Allah.
Kali ini saya akan sharing ilmu tentang �being agent of change� yang sempat saya bahas di awal-awal NHW.  semoga bermanfaat :)


Perempuan khususnya seorang Bunda adalah instrumen utama yang sangat berperan sebagai agen perubahan.
Maka berkali-kali di Bunda Profesional kita selalu mengatakan betapa pentingnya mendidik seorang perempuan itu. Karena
�mendidik 1 perempuan sama dengan mendidik 1 generasi".


Maka apabila ada 1 Bunda membuat perubahan maka akan terbentuk perubahan 1 generasi yaitu generasi anak-anak kita. Luar biasa kan impactnya. Seru?? Lanjut ya sahabat-sahabat..


Darimanakah mulainya?
Di NHW minggu kemarin, saya sudah menemukan passion (ketertarikan minat ) ada di ranah mana, mulailah melihat isu sosial di sekitar saya tinggal, maka dari situ saya belajar untuk membuat solusi terbaik di keluarga dan masyarakat.


Karena, rumus yang dipakai yaitu :
PASSION + EMPATHY = SOCIAL VENTURE


Social venture adalah suatu usaha yang didirikan oleh seorang social enterpreneur baik secara individu maupun organisasi yang bertujuan untuk memberikan solusi sistemik untuk mencapai tujuan sosial yang berkelanjutan.


Wow..
Awal membaca prolognya saja saya udah mikir nih, mau bikin apa dan seperti apa. Karena saya basicnya belum pernah bergerak di bidang sosial. Dan saya keingetan kalau suami itu jiwa sosialnya tinggi dan sudah banyak acara berbau sosial yang dia pegang. Salah satunya seperti Camping Care dan yang saat ini sedang soft launching yaitu GERAKAN ORANG TUA ASUH.


Sebenarnya sih awalnya ini ide dari suami dan mentornya. Dan kebetulan banget NHW terakhir ini bisa berhubungan dengan Ide sosial dari suami. Karena di lihat dari isu sosial yang ada di lingkungan masyarakat tempat kami tinggal, salah satunya yaitu keterbatasannya kemampuan untuk melanjutkan sekolah lebih lanjut dan lebih tinggi sesuai dengan harapan anak-anak.


Gerakan Orang Tua Asuh itu sendiri diselenggarakan oleh Karang Taruna Gempol Sari & Badan Implementasi Zakat bekerjasama dengan para donatur (orang tua asuh) untuk biaya SMA sederajat.


Dan kabar baiknya, program ini baru akan di mulai. Jadi, kita masih banyak sounding ke kerabat atau para calon donatur yang ingin bergabung.


Untuk orang tua asuh punya komitmen membiayai selama masa belajar 3 th/sma sederajat, yang nantinya ada MoU sama orang tua/wali anak. Siswa diutamakan dari wilayah Gempol Sari soalnya selain disekolahkan formal, disini ada pembinaan akhlak/rohani minimal 2x dalam seminggu.


Donasi minimalnya sesuai biaya spp /bulan di Sekolah, jadi sekolahnya nanti ada kesepakatan antara orang tua asuh & anak mau dimana tempatnya.


Selain itu, akan ada program parenting yang di dalamnya akan ada sosialisasi dan pentingnya ilmu parenting. Program pendampingan bagi anak asuh dan orang tua asuh. Itu baru beberapa ide awalan saya. Mudah-mudahan ide ini di acc oleh suami yah..??
Mungkin nanti sembari berjalan dan silaturahmi bareng sahabat-sahabat, bakalan ada ide-ide keren lainnya.


Mari bergabung menjadi orang tua asuh. ??
Atau jika ingin menjadi kakak asuh untuk berbagi pengalaman, mendidik, dan bermain bersama juga boleh, silahkan saya tunggu partisipasinya.


Loh, maaf ya saya jadi seperti promosi yah.. maklum soft skill nya mulai keluar .. hehhe promosi demi memuliakan keluarga dan meningkatkan kualitas masyarakat kenapa tidak??


BUNDA, SUDAH SIAPKAH MENJADI AGEN PERUBAHAN ? ??

- Tips Bunda dan BayiTips Agar Anak Suka Membaca Buku

Maret 17, 2017 Add Comment

Mengajarkan anak agar bisa membaca buku pasti sudah sering bunda lakukan. Tapi ketika anak sudah bisa membaca, lantas apa dia masih mau membaca buku-buku itu?
Ada yang lebih penting dari sekedar kemampuan membaca anak. Terutama bagi mereka yang usia anaknya masih belum bisa dipaksakan bisa membaca. Sebaiknya kita sebagai orangtua ajak terlebih dahulu anak kita agar suka akan membaca buku. 

Ikuti tipsnya ya bun, agar anak suka membaca buku:  

* ajak anak ke toko buku, perpustakaan, atau pameran buku *

* belikan buku yang sesuai dengan usianya. Lebih bagus lagi, jika sudah bisa di ajak komunikasi, bisa belikan yang sesuai dengan minat & bakatnya *

* buatlah perpustakaan mini di rumah. Nah, yang ini kita bikin senyaman mungkin yah bun. Nanti saya akan share bagaimana membuat perpustakaan mini di rumah yang nyaman *

* berikan contoh membaca buku yang menyenangkan. Nah, istilahnya skill mendongeng yah.. bisa untuk membua anak tertarik dan terlatih audio dan kekayaan bahasanya*

* buatlah cerita yang menarik. Bisa mengambil dari dongeng terdahulu atau pengalaman pribadi kita *

Sekian tipsnya yah.. silahkan di coba yah.. 
Bisa juga kita buat agenda, ODOB. One Day One Book atau 10 minnutes for One Book. Tergantung dari kesiapan kita para orangtuanya.



Be Smart Parent, ?



- Tips Bunda dan BayiIsi Paket Hafidz / Hafidzah Doll Bisa Bayar Cicilan, Arisan, Cash

Maret 16, 2017 Add Comment



Terkadang ada konsumen yang bertanya isi paket akang Hafidz sama neng Hafizah tuh apa saja teh?

Baiklah saya coba kasih tahu ya, apa saja paket yang ada di boneka ajaib ini :

1. Boneka Hafiz/Hafizah
2. Buku manual
3. Charger
4. Kartu Garansi
5. Remote
6. Buku Cerdas dan Sholeh

Lalu apa saja fiturnya???

DESKRIPSI PRODUK HD (Hafiz Doll)

Boneka Hafiz Hafizah Talking Doll
� Desain Boneka yang menarik
� Mp3 player
� Merekam Suara via USB ke komputer
� Upgrade content via USB ke komputer
� Lampu LED yang bosa memancar beraneka warna
� USB mass storage
� Tahan banting dari ketinggian 3 meter
Games / Permainan
� Permainan Kuis tanya jawab
� Berinteraksi dengan manusia, 15 kata sensor suara
� Berinteraksi dengan sesama boneka hafiz atau hafizah
� Terintegrasi dengan aplikasi Hafiz Dan Hafizah di Android Kamu ( Bisa di download di playstore )

Konten Islami
� Asmaul Husna
� Do�a � Do�a
� Murottal 30 juz

Cerita / Kisah � Kisah
� Alphabet Story
� Animals ( Cerita Binatang )
� Cerita Nabi ( Materi untuk anak anak, Materi Untuk Dewasa )
� Fuc Fact ( Peristiwa nyata yang diulas dalam Al-Quran)
� Kisah sifat keteladanan nabi muhammad SAW
� Vocabulary | Arabic � English � Indonesia

Paketnya komplit bukan ????
Bisa.connect juga ke aplikasi di androidnya bunda..

Jadi kapan bun mau kasih hadiah untuk anak bunda tersayang? ???? .
.

#bonekahafizah
#mainanedukasi
#hafiztalkingdoll
#bilingualversion
#hafiznewbilingual
#parenting #anak #homedu #arisanhafizdoll #arisanedukasi

- Tips Bunda dan BayiMANAGEMEN EMOSI DALAM PENGASUHAN ANAK (Sharing Session KOPDAR MIP BATCH 3)

Maret 16, 2017 Add Comment

Bandung, 15 Maret 2017
Oleh : Teh Wiwik Wulansari dan Ketua IIP Bandung Teh Nisa Nur'arifah
Tempat:  Aula Lt. 4 Rabbani Hypnofashion jl. Dipatiukur no 44, Bandung

Setiap Individu termasuk Bunda memiliki emosi, lalu bagaimana cara kita me-manage emosi tersebut ketika kita sedang membersamai anak.













Bagi mereka yang sudah berpengalaman pasti akan paham, bagaimana rasa capenya ketika mempunyai banyak anak. Ilustrasinya, punya anak 1 itu cape, punya anak 2 cape banget, punya anak 3 cape banget sekali, nah biasanya anak ke-3 dst rasanya akan sama dengan punya anak 3. Kenapa, karena dari anak sebelumnya kita sudah bisa belajar bagaimana cara kita menghandle mereka.

Sebelum kita mengendalikan emosi kita, kita pun sebaiknya bisa mengenal signal tubuh kita yang dapat memicu emosi.
Berikut hal-hal yang biasa membuat kita emosi :
- berantakan
- dBundaru-buru suami
- dicurigai dan disalahkan
- anak makannya ga habis
- dan masih banyak lagi stressor lainnya.

Kesimpulannya penyebab marah itu bisa 3 macam :
- menggenggam dan melepaskan. Maksudnya dimana ketika kita memiliki  harapan dan kenyataan yang tidak sesuai. Maka lepaskanlah..

- melanggar batasan. Maksudnya sudah kelewat cape, kelewat lapar, kelewat sabar, dan kelewat nungguin, dsb.

- urusan yang belum selesai, punya luka dalam diri. Ko bisa? Ya tentu karena bisa jadi ketika kita dalam kondisi yang penuh luka akan melimpahkannya ke anak pada saat kita emosi itu.

Dalam teori psikologi ada yang disebut inner child, jika kita belum selesai dengan masa lalu kita. Maka bisa jadi inner child kita lah yang keluar, sifat dan perilaku saat kanak-kanak kita lah yang keluar. Jadi, jangan salahkan anak jika memiliki perilaku kurang baik saat emosi. Bisa jadi dia meniru bagaimana cara kita mengeluarkan emosi. Ingat? Anak itu peniru yang ulung. Dan perlu diingat selain itu menurut Bunda Elly Risman, bahwa kuncinya dalam mengajarkan kedisiplinan pada anak pun kita harus bisa berdamai terlebih dahulu dengan masa lalu.

Ketika kondisi pemicu tersebut muncul, fisik kita sudah membaca emosi tersebut.
Berikut gejala fisik yang biasanya kita sering rasakan ketika sedang emosi.
- jantung berdegub kencang
- pundak terasa pegal dan berat
- kepala mulai panas dan pusing
- muka memerah,
- dan gejala psikomatis lainnya..

Ketika sudah merasakan hal itu maka, mulailah ambil jarak dengan anak. Komunikasikan ke anak, kalau Bunda perlu waktu menenangkan diri. Bahkan kalau bisa, katakan saja kalau kita sedang marah. Bisa juga komunikasikan kepada pasangan atau keluarga yang ada untuk menitipkan anak kita.

Lalu kita bisa untuk mulai releasing-bernafas sadar. SADAR sedang marah, apa yang dirasakan? Merinding? Ya rasakan itu, nikmati, tarik nafas dalam-dalam, tahan, hembuskan dengan tenang. Coba untuk mengucapkan istigfar berulang-ulang. Dengan begitu asupan oksigen menjadi  lebih baik dan nalar bisa kembali bekerja. Masih belum bisa, kita bisa coba dengan mengambil air wudhu, meminta dan curhat hanya pada Allah SWT.

Jangan sampai kita terus menerus berada pada rantai emosi.
Dimana saat kita marah, kita ga sadar, dan malah mengabaikannya. Setelah marah kita menyesalinya atau yasudahlah, tapi anak jadi korban. Lalu apa hal tersebut terulang lagi? Jadi jangan sampai hal tersebut terulang kembali. Ada baiknya kita coba konsultasikan kepada yang lebih ahli atau bercerita kepada orang yang amat sangat kita percaya untuk dipintakan nasehat dan solusinya.

Sekarang bagaimana jika menghadapi anak tantrum, gunakan teknik pengabaian tapi jangan mengabaikan. Jadi kita memberikan kesempatan ke anak untuk meluapkan emosinya (nangis, dll)  tapi tetap kita beri perhatian misal, kakak mau Bunda peluk? Kalau anak tetap memilih nangis kita menepi lagi. Jadi kita beri ruang sendiri untuk anak tapi tetap kita tunjukan kepedulian kita pada kondisi mereka. Lalu setelah kondisi tenang, bisa kita mulai dengan "komunikasi produktif".

Alhamdulillah acara sharing session berjalan kurang lebih satu jam saja. Memang apa yang saya resume disini masih kurang lengkap dan hanya intinya saja. Belum lagi hasil jepretan saya yang agak burem dan belum bisa mewakili materi yang disampaikan. Silahkan teman-teman boleh cari ilmu lain tentang bagaimana me-manage emosi dari sumber lainnya.

Semoga acara sharing session ini menjadi amal jariah untuk para pemateri teteh-teteh Bunda Profesional yang lebih dulu telah lulus. Semoga saya dan teman-teman seperjuangan lainnya juga cepat menyusul kesuksesannya.

Sebelumnya gak apa-apa ya, saya posting juga foto teman-teman seperjuangan saya di kelompok Bandung 4 dan di temani teteh Fasil plus pemateri juga.

Salam Hangat dari para Calon Bunda Profesional,