- Tips Bunda dan BayiOpen PO buku PhonicQur'an Juliah Sarah Rangkuti

November 30, 2017 Add Comment
Open PO buku PhonicQur'an
.


Sebuah buku untuk Mengajarkan Huruf yang dapat disentuh dan diraba (Touch and Trace) Berdasarkan Kisah dalam Al-Qur'an.
.
Buku ini sebagai pendamping buah hati dalam kegiatan pra-membaca. Perpaduan antara metode Montessori, Phonic dan Kisah dalam Al-Qur'an. Didukung dengan ilustrasi menarik yang pasti akan membuat anak-anak sukaaaa....
.
PERTAMA DAN SATU-SATUNYA di Indonesia
.
BONUS :
.
*2 Ebook PREMIUM senilai Rp. 1.497.000*
- Ebook "Kisah-kisah dalam Phonic Based On Al-Qur'an"
- Ebook "Mengenal Tahap Pembelajaran Membaca dalam Metode Montessori"
.
*Voucher belanja dari SPONSOR senilai Rp. 430.000*
.
+ Donasi Rp. 5.000 untuk Program Peduli Tuna Rungu Dompet Dhuafa
.
(Spesifikasi buku dan info bonus di postingan selanjutnya)
.
Order klik disini yah ??
bit.ly/TanyaCicit
.
#phonicqur'an #phonicbaseonalquran
#juliasarahrangkuti
#rumahmainanak
#RMA
#montessoriindonesia
#indonesia Montessori 

- Tips Bunda dan BayiSolusi Anak Ketagihan Gadget - Inspiring Parenting

November 24, 2017 Add Comment
KETAGIHAN GADGET????


.
.
Halo ayah bunda.
Pasti dong ada yang punya anak balita.
.
Tau gak sih?
Jangan biarin mereka mengenal gadget dari keciill??????
.
Kenapa coba jangan kenal gadget?
Nih ya mimin kasih tau.
1000 hari pertama mereka itu,  yang terpenting adalah kedekatan dengan orang tuanya..
.
Kalo kita anggap gadget buat anteng.
Hiks. ??
Lama kelamaan,  mereka bisa jadi deket am gadget..
Liat deh.
Kalo udah am gadget,  anKamu tercinta lebih merhatiin kita atau gadgetnya?.
.
.
Huah,  padahal fitrah mereka tuh deket am kita lhoo.
.
Ada emak emak yang bilang.
"ihhh tar anakku gaptek"
.
Tenang bund..
Jangan takut kalau anak gaptek.
Semua hal itu bisa dipelajari koo.
Dan ada waktunya.
.
So..
Yang pentingg sejak dini..
Mereka dekat dengan kita.
Mereka bisa mengeksplor semua yang ada dalam diri mereka dan lingkungannya.
.
.
Inget ya pertama kedekatan yang terpenting.
Kedua,  kita sebagai orang tua bisa jadi teman menarik bagi mereka.
Ketiga,  orang tua perlu referensi lho biar kebersamaan itu lebih asikk. 
.
.
So.  Masih mau ngasih gadget? ????????

- Tips Bunda dan BayiRiba itu NgeRibanget

November 24, 2017 Add Comment

Di akhir zaman sekarang ini, telah nampak praktik riba tersebar di mana-mana. Dalam ruang lingkup masyarakat yang kecil hingga tataran negara, praktik ini begitu merebak baik di perbankan, lembaga perkreditan, bahkan sampai yang kecil-kecilan semacam dalam arisan warga. Entah mungkin kaum muslimin tidak mengetahui hakekat dan bentuk riba. Mungkin pula mereka tidak mengetahui bahayanya.
.
Apalagi di akhir zaman seperti ini, orang-orang begitu tergila-gila dengan harta sehingga tidak lagi memperhatikan halal dan haram. Sungguh, benarlah sabda Nabi kita shallallahu �alaihi wa sallam, �Akan datang suatu zaman di mana manusia tidak lagi peduli dari mana mereka mendapatkan harta, apakah dari usaha yang halal atau haram.� (HR. Bukhari no. 2083)
.
Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam bersabda, �Riba itu ada 73 pintu (dosa). Yang paling ringan adalah semisal dosa seseorang yang menzinai Bunda kandungnya sendiri. Sedangkan riba yang paling besar adalah apabila seseorang melanggar kehormatan saudaranya.� (HR. Al Hakim dan Al Baihaqi dalam Syu�abul Iman. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih dilihat dari jalur lainnya)
.
Tersebarnya riba merupakan �pernyataan tidak langsung� dari suatu kaum bahwa mereka berhak dan layak untuk mendapatkan adzab dari Allah ta�ala. Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam bersabda, �Apabila telah marak perzinaan dan praktek ribawi di suatu negeri, maka sungguh penduduk negeri tersebut telah menghalalkan diri mereka untuk diadzab oleh Allah.� (HR. Al Hakim)
.
Beliau mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan lighoirihi)
-
Semoga bermanfaat :)

- Tips Bunda dan BayiSmart Hafiz yaitu Mainan Edukasi yang Bikin Anak Makin Sholeh

November 24, 2017 Add Comment
*SMART HAFIZ*


_Mengaji dan bernyanyi bersama Hafiz dan Hafizah_

Sebuah produk terbaru dari Al Qolam di 2017.
Menghadirkan 9 konten unggulan :
? lagu islami anak-anak
? sing a song
? mengaji metode al-qolam
? murottal dan maqamat juz 30
? da'i cilik
? asmaul husna
? kumpulan doa-doa
? mengaji yuk
? akhlaq terpuji

SING A SONG
50 Sing A Song with Badanamu
37 Others Sing A Song
7 Jenis lagu Adzan
Senandung Asmaul Husna

MENGAJI YUK
Ngaji Yuk -  Juz 30 dengan 3 Qori
Metode Al-Qolam � Belajar Membaca Hijaiyah
Asmaul Husna
5 Materi Da�i Cilik

CERITA - CERITA
23 Cerita Islami
60 Cerita Sirah Nabawiyah
30 Fabel, Fairy Tale, Cerita Rakyat
7 Kelompok Kosakata

MOVIES
68 Film Animasi Anan (Preschool, Pendidikan, Ibadah)
9 Materi Mengajarkan Akhlaq Terpuji

Spesifikasi produk :
? Layar LCD 7inch
? 2 unit microphone
? suara speaker crystal clear
? USB slot dan microSD slot
? Kabel USB
? Buku petunjuk penggunaan
? Kartu Garansi
? Fungsi Karaoke, Rekam Suara
? Fitur Setting Auto sleep, Auto screen, Projector Lamp Mode, Backlight dan Brightness

- Tips Bunda dan BayiPentingnya Amal Jariyah - Inspiring Parenting

November 24, 2017 Add Comment
PENTINGNYA AMAL JARIYAH
.

Dari Abu Mas�ud Uqbah bin Amir al-Anshari -radhiyallahu �anhu- ia berkata bahwa Rasulullah -shallallahu �alaihi wa sallam- bersabda,
.
???? ????? ????? ?????? ?????? ?????? ?????? ?????????
.
�Barang siapa yang menunjukkan kepada suatu kebaikan, maka baginya seperti pahala orang yang melakukannya�. (HR. Muslim No. 1893)
________
?? Kita sama-sama peduli dengan dakwah utama dan prioritas, yaitu tauhid dan aqidah. Kamu bisa ikut aktif, caranya ketika mendapatkan tulisan ini, bagikan kembali di sosial media yang Kamu punya dan seterusnya sehingga dakwah tauhid tersebar.

- Tips Bunda dan BayiApa sih Literasi itu? - Inspiring Parenting

November 24, 2017 Add Comment

Literasi memang tidak bisa dilepaskan dari
bahasa. Seseorang dikatakan memiliki kemampuan literasi apabila ia telah memperoleh kemampuan dasar berbahasa yaitu membaca dan menulis.
.
Jadi, makna dasar literasi sebagai kemampuan baca-tulis merupakan pintu utama bagi pengembangan makna literasi secara lebih luas. Dan cara yang digunakan untuk memperoleh literasi adalah melalui PENDIDIKAN.
.
Pendidikan dan kemampuan literasi adalah dua hal yang sangat penting dalam hidup kita.
Kemajuan suatu negara secara langsung tergantung pada tingkat melek huruf di negara tersebut.
.
Oleh karena itulah, orang berpendidikan diharapkan untuk melakukan tugasnya dengan baik.

- Tips Bunda dan BayiAku Mandi Sendiri - Review Buku Little Abid

November 24, 2017 Add Comment

Salah satu kemandirian yang harus ditanamkan sejak dini adalah kemandirian dalam menjaga kebersihan tubuh.
.
Saat anak mampu menjaga kesehatannya dengan menjaga kebersihan tubuh, sesungguhnya itu merupakan life skill yang bersifat soft skill.
.
Ayah bunda..
Mandi bisa menjadi saat yang ditunggu-tunggu oleh anak ketika kita "berhasil" menciptakan mandi yang menyenangkan lhoo..
Mengapa?
hehe..penasaran kah ayah bunda? mari telusuri lebih jauh di buku Little Abid

Kita ngobrol lebih lanjut disini ya bun..
Klik https://bit.ly/TanyaCicit ??http://bit.ly/TanyaCicit

- Tips Bunda dan BayiMENINGGALKAN SESUATU KARENA ALLAH - INSPIRING PARENTING

November 24, 2017 Add Comment
MENINGGALKAN SESUATU KARENA ALLAH


.
Siapa yang meninggalkan ibadah yang tidak ada tuntunan karena Allah, maka Allah akan memberikan cahaya sunnah untuknya, jalan yang terang benderang yang jauh dari kesia-siaan
.
Siapa yang meninggalkan pekerjaan yang haram, pekerjaan riba dan profesi yang mengundang laknat Allah, maka Allah akan ganti dengan pekerjaan yang halal yang lebih menentramkan jiwa
.
Siapa yang meninggalkan kecanduan rokok, miras, dan narkoba karena Allah, maka Allah ganti dengan kesehatan dan keselamatan pada jiwanya
.
Faedah yang sangat berharga disebutkan oleh Ibnul Qayyim rahimahullah berikut ini tentang perihal yang kita kaji
.
�Akan terasa sulit jika seseorang meninggalkan hal-hal yang ia sukai dan gandrungi, lantas ia meninggalkannya karena selain Allah
.
Namun jika jujur dan ikhlas dari dalam hati dengan meninggalkannya karena Allah, maka tidak akan terasa berat untuk meninggalkan hal tadi. Yang terasa sulit cuma di awalnya saja sebagai ujian apakah hal tersebut sanggup untuk ditinggalkan. Apakah meninggalkan hal itu jujur ataukah dusta? Jika ia terus bersabar dengan menahan kesulitan yang hanya sedikit, maka ia akan memperoleh kelezatan
.
Ibnu Sirin pernah berkata bahwa ia mendengar Syuraih bersumpah dengan nama Allah, hamba yang meninggalkan sesuatu karena Allah, maka ia akan meraih apa yang pernah luput darinya
.
Adapun perkataan �Siapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah, maka akan diberi ganti yang lebih baik dari itu�, ganti yang diberikan di sini beraneka ragam. Akan tetapi ganti yang lebih besar yang diberi adalah kecintaan dan kerinduan pada Allah, ketenangan hati, keadaan yang terus mendapatkan kekuatan, terus memiliki semangat hidup, juga kebanggaan diri serta ridha pada Allah Ta�ala.� (Al Fawaid)
.
Marilah saudaraku � cobalah berusaha meninggalkan sesuatu karena Allah, ingat karena Allah semata, maka rasakan bagaimanakah gentian luar biasa yang Allah berikan
.
Ingat sekali lagi sabda Nabi shallallahu �alaihi wa sallam yang disebutkan oleh salah seorang sahabat,
�Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik� (HR. Ahmad)

- Tips Bunda dan BayiMenumbuhkan Minat Baca pada Anak - Inspiring Parenting

November 24, 2017 Add Comment

.
1. Jangan paksa anak
Menumbuhkan minat baca anak bukan berarti memaksa anak untuk mengikuti apa kata orangtua, yakni harus banyak membaca di waktu senggangnya.
.
2.Jadikan diri Kamu contoh untuk anak

Ada baiknya Kamu sebagai orangtuanya juga menjadikan membaca sebagai rutinitas. Apabila anak sering melihat orangtuanya membaca buku, sangat mungkin anak akan menirunya. Terlebih, saat Kamu membaca buku anak-anak, bisa menceritakan kepadanya bahwa buku yang tengah Kamu baca sangat seru. Anak pun akan penasaran untuk membacanya.
.
3. Memilih buku favorit anak
Berbagai bacaan bisa diperkenalkan kepada anak sesuai dengan usianya.
.
4. Bacakan dongeng atau cerita jika anak masih balita

Anak usia balita, memiliki kemampuan membaca yang masih minim. Orangtua bisa membiasakan diri untuk membacakan cerita atau dongeng kepadanya.
.
5. Pancing beberapa pertanyaan menyoal buku yang ia baca
Ketika anak usai membaca buku, Kamu bisa menanyakan isinya. Hal ini untuk memancing daya ingat anak dan mengetahui sejauh mana ia menyukai buku tersebut.

- Tips Bunda dan BayiPromo Diskon Super Kece CPD dan WWP - Promo November

November 24, 2017 Add Comment
Yuk yuk kita sama-sama menebar manfaat baca buku ke seluruh Indonesia..
Manfaatkan diskon super keceee nya WWP dan CPD yaaa..
Promo nya tinggal 9 hari lagi looohh..
Kebuuuuttttsss~ ??????




- Tips Bunda dan BayiJangan Lupa Bersyukur - Inspiring Parenting

November 24, 2017 Add Comment
Assalamu'alaikum.. awali hari dengan bismillah semoga Allah senantiasa mempermudah segala urusan kita aamiin ??

.
.
Yang dimaksud dengan ayat ini disebutkan dalam Tafsir Al Jalalain (hal. 278), �Jika kalian tidak mampu menghitungnya, lebih-lebih untuk mensyukuri semuanya. Namun kekurangan dan kedurhakaan kalian masih Allah maafkan (bagi yang mau bertaubat, -pen), Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.�
.
Ibnu Katsir juga menjelaskan dalam kitab tafsirnya (4: 675), �Allah benar-benar memaafkan kalian. Jika kalian dituntut unutk mensyukuri semua nikmat yang Allah beri, tentu kalian tidak mampu mensyukurinya. Jika kalian diperintah untuk mensyukuri seluruh nikmat tersebut, tentu kalian tidak mampu dan bahkan enggan untuk bersyukur. Jika Allah mau menyiksa, tentu bisa dan itu bukan tKamu Allah itu zholim. Akan tetapi, Allah masih mengampuni dan mengasihi kalian. Allah mengampuni kesalahan yang banyak lagi memaafkan bentuk syukur kalian yang sedikit.�
Imam Ibnu Jarir Ath Thobari berkata, �Sesungguhnya Allah memaafkan kekurangan kalian dalam bersyukur. Jika kalian bertaubat, kembali taat dan ingin menggapai ridho Allah, Dia sungguh menyayangi kalian dengan ia tidak akan menyiksa kalian setelah kalian betul-betul bertaubat.� Demikian beliau sebutkan dalam Jami�ul Bayan fii Ta�wil Ayyil Qur�an, 8: 119.
.
Muhammad Al Amin Asy Syinqithi menjelaskan, �Dalam ayat ini dijelaskan bahwa manusia tidak mampu menghitung nikmat Allah karena begitu banyaknya. Lalu setelahnya Allah sebutkan bahwa Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Ini menunjukkan atas kekurangan manusia dalam bersyukur terhadap nikmat-nikmat tersebut. Namun Allah masih mengampuni siapa saja yang bertaubat pada-Nya. Allah akan mengampuni setiap orang yang memiliki kekurangan dalam bersyukur terhadap nikmat.
.

- Tips Bunda dan BayiEmpat Kunci Bahagia - Inspirasi Parenting

November 24, 2017 Add Comment
EMPAT KUNCI BAHAGIA
.

Bismillah.
.
Berbicara soal bahagia, setiap orang tidak ada yang menolaknya. Setiap kita tentu ingin hidup bahagia. Persoalan yang menimpa kita adalah ketika kebahagiaan itu disalahartikan dan dicari dengan jalan yang salah.
.
Bahagia sering ditafsirkan dengan kesenangan duniawi, padahal sejatinya kebahagiaan itu adalah perkara yang bersifat rohani. Banyak orang yang mungkin secara duniawi dinilai sengsara atau bahkan merugi, tetapi ternyata di dalam hatinya tersimpan kebahagiaan tiada tara.
.
Sebaliknya, terkadang kita jumpai orang-orang yang secara materi dinilai berhasil dan bahagia, tetapi di dalam hatinya ia tidak merasakan hidup bahagia. Ketika orang menyalahartikan kebahagiaan, maka kehinaan dan kehancuran bisa jadi justru menjadi kebahagiaan yang dia elu-elukan.
.
Tidakkah kita mengingat nasib Qarun dan Fir�aun beserta pengikutnya yang disiksa oleh Allah bersama dengan segenap kekayaan dan kekuasaan yang mereka miliki? Ternyata kejayaan materi dan politik bukan jaminan kebahagiaan.
.
Banyak orang lupa, bahwa bahagia itu di tangan Allah; yang Allah akan berikan kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah tidak akan berikan kebahagiaan itu kecuali kepada mereka yang tunduk beribadah dan mentauhidkan-Nya.
.
Syaikh Abdurrazzaq al-Badr -hafizhahullah- dalam kesempatan ceramahnya beberapa waktu silam telah mengingatkan bangsa Indonesia ini dengan ucapannya,
.
�Kebahagiaan itu di tangan Allah dan ia tidak bisa dicapai kecuali dengan taat kepada Allah��.
.
Kalimat singkat tetapi sarat pelajaran dan faidah. Hal ini mengingatkan kita akan sebuah surat pendek yang merangkum 4 kunci kebahagiaan.
.
Allah berfirman (yang artinya),
.
�Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman, beramal shalih, saling menasihati dalam kebenaran, dan saling menasihati dalam menetapi kesabaran�.
.
(QS. al-�Ashr [103]: 1-3)
.
Di dalam surat ini tercakup 4 kewajiban sebagaimana diterangkan oleh Syaikh Muhammad at-Tamimi -rahimahullah- yaitu ilmu, amal, dakwah, dan sabar.
.

- Tips Bunda dan BayiStimulus Matematika Logis dengan Bermain Puzzle Geometri

November 23, 2017 Add Comment
?????? Puzzle Geometri ??????

.
.


Hari ini Alula saya berikan mainan edukatif seperti puzzle berupa bentuk-bentuk geometri seperti segitiga, segiempat, lingkaran, persegi panjang dan lain-lain.

.
.

Awalnya Alula kelihatannya kurang antusias memainkannya, dibandingkan dgn knobbed puzzle yg bergambar binatang.. Hehe
Tapi hari ini saya coba ajak main ini lagi, dan lumayan mula terlihat antusiasnya dan sudah bisa mencocokkannya meski masih harus di tunjukkan..

Gpp ya Alula, kan masih belajar..
Dari permainan ini Alula dapet beberapa poin, yaitu :
Pengenalan bentuk geometri yang baik, akan membuat anak lebih memahami lingkungannya dengan baik. Saat melihat roda mobil misalnya anak akan tahu kalau bentuknya lingkaran, meja bentuknya segiempat, atap rumah segitiga dan sebagainya.

.
.

Memecahkan Masalah ( problem solving) melalui mainan puzzle adalah cara agar anak berlatih menghadapi masalah, tetapi bukan masalah sebenarnya, melainkan sebuah permainan yang harus dikerjakan anak. Masalah yang mengasyikkan yang membuat anak tanpa sadar dilatih untuk memecahkan sebuah masalah. Dan anak akan berusaha menggunakan seluruh kemampuannya untuk menyelesaikan hingga tuntas.

.
.

Permainan Montessori. Yap, knobbed puzzle salah satu aparatus montessori..

.
.

#Tantangan10Hari
#Harike1
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs
#AlulaHFSukaMatematika
#AlulaHF16m

- Tips Bunda dan BayiKenapa Lebih Baik Suka Dahulu, Sebelum Bisa Matematika

November 22, 2017 Add Comment


Bismillah .. Untuk tantangan kali ini gampang gampang susah menurut saya, soalnya selain mesti berdasarkan konsep matematika logis. Tetapi sebenarnya hal-hal tersebut sudah ada di kehidupan kita sehari-hari.

Misalnya dari hal sesederhana sekali pun seperti dengan menyanyikan lagu 2 mata saya.. Sambil di tunjukan mata dan jumlahnya pun itu ternyata sudah termasuk ke dalam konsep matematika logis.. Asalkan tidak dipaksa kan untuk menghafal, itu tidak masalah.
Karena yg jadi masalah yaitu jika saat ini terus dijejali dan di paksa menghafap bilangan lalu lambang lalu tabataku langsing, nantinya bisa-bisa ketika besar nanti sudah lupa lagi akan rumus-rumus matematika. Dan dalam kehidupan sehari-harinya kurang mampu dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kebutuhan matematika sebagai solusinya.

Lewat materi ke-6 ini, saya jadi banyak tercerahkan. Ya sebelum terlambat. Lebih baik membuat Alula suka terlebih dahulu, daripada bisa dulu. 
Dengan memberikan stimulus-stimulus tersebut diharapkan anak akan menyukai pelajaran matematika karena matematika ternyata ada disekitar mereka dan mereka mengetahui tujuan belajar matematika. Dengan model stimulus ini anak-anak akan paham makna kabataku (kali, bagi, tambah, kurang) sebagai sebuah proses alamiah sehari-hari, bukan deretan angka yang bikin pusing.

Yang perlu saya dan teman-teman pelajari di Bunda Profesional adalah Bagaimana kita sebagai orangtua bisa merangsang kecerdasan matematis logis anak sejak usia dini? Bagaimana kita menanamkan konsep matematis logis sejak dini? bukan buru-buru mengajarkan kemampuan berhitung ke anak. 
Dan ternyata banyak sekali kegiatan yang bisa kita lakukan di rumah atau dimanapun, diantaranya :
Bermain pasir, bermain di dapur, bermain puzzle, Belajar di meja makan, dan masih banyak lagi. Dan juga bisa disesuaikan dgn tahapan perkembangan usianya. 
Insyaallah beberapa hari kedepan saya akan mulai share kegiatan saya dalam menstimulus matematika.

#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs
#AlulaHFSukaMatematika
#AlulaHF16m

- Tips Bunda dan BayiTips Ketika Anak Banyak Tanya ?

Oktober 25, 2017 Add Comment
Assalamualaikum smart parents
Ada info nih buat yang anaknya banyak tanya

Jika anak hobi bertanya, berikanlah ia buku, dan tingkatkanlah minat bacanya
ini Tips Meningkatkan Minat Baca untuk Anak:

1. Kegiatan membaca bersama lebih efektif bila dilakukan 10-15 menit setiap harinya.

2. Membaca merupakan kegiatan yang menyenangkan, jadi hindari memaksakan anak untuk membaca saat si kecil lelah dikarenakan banyak kegiatan. Biarkan ia memiliki inisiatif untuk memulai membaca.

3. Setelah kegiatan membaca selesai, sebaiknya gunakan waktu untuk si kecil memberikan pendapat, kesan, ide tentang cerita tersebut dan dengarkan apa yang diutarakannya kemudian diskusikan.

4. Gunakanlah fasilitas yang mendukung cerita, seperti nikmati setiap gambar pada buku cerita tersebut.

5. Selalu memilih cerita yang sederhana, lucu dan menarik untuk anak.

6. Tema cerita buku anak-anak sangat beragam. Jadi belilah buku tersebut di store atau distrBundator terpercaya, yang menyediakan buku menarik, seperti RKTIM

7. Sederhanakanlah penggunaan kata-kata yang Kamu ucapkan. Hindari membacakan kalimat yang panjang dan sulit dimengeri anak.

8. Jangan ragu untuk menilai buku dari sampul dan siapa penulisnya. Ini dapat menolong Kamu untuk memutuskan apakah buku tersebut layak Kamu beli.

9. Jangan khawatir jika anak Kamu ingin membaca buku yang sama setiap saat. Anak-anak biasanya menikmati kegiatan pengulangan karena dapat membantu mereka untuk lebih memahami cerita.

10. Berikanlah pujian kepada anak Kamu yang telah berusaha untuk membaca. Biarkan ia tahu apa kesalahannya saat membaca. Dengan begitu, ia akan semakin sempurna dalam membaca.

Mau ngobrol buku apa sih yg cocok buat anKamu tercinta? Ngobrol aja yuks

#ketikaanakbanyakbertanya
#littleabid





- Tips Bunda dan BayiReview Buku Cerdas & Sholehah Bersama Hafiz & Hafizdoll

Oktober 08, 2017 Add Comment
Ritual sebelum bobo



.
.

Hampir tiap malem kalau mau tidur Ula suka minta dibacain buku cerita. Ambil salah satu buku di book corner,  terus nyodorin ke ayah/unnanya. Atau dia ambil trus dia baca sambil ngoceh sendiri. ????
Dan salah satu buku favoritenya yaitu buku cerdas & sholeh bersama Hafiz & Hafizah.

.
.

Kenapa sih Ula suka banget sama buku ini.. Iyaa ternyata di dalemnya banyak gambar binatang, tumbuhan, organ tubuh,  lalu ada gambaran juga ttg kisah para nabi.. Terus bukunya full color,  bagus untuk menstimulasi indera visualnya Alula.. ??

.
.

Selain itu, yg saya suka dari buku ini,  cerita kisah nabinya pun berima.. Jadi enakeun bacainnya.. Ada nadanya gitu dan gampang banget di inget
Ini bisa jadi solusi untuk mengenalkan kisah para nabi dgn cara yang mengasyikkan

.
.

Dimana sih dapet nya bukunya??
Buku ini di dapet dari paketan hafizdoll, itu loh boneka yg bisa ngaji
Jadi komplit deh. ga cuma dpt bonekanya tapi bukunya pun dapet

.
.

Manfaatnya kerasa dari Alula 7 bulan sampai sekarang mau 15 bulan,  sudah biasa mendengar murotal dari Hafizdollnya.. Jadi anak juga terbiasa diperdengarkn hal-hal yang baik.. Insyaallah output dalam perilaku sehari-hari nya pun akan baik

- Tips Bunda dan BayiMENDIDIK KEMANDIRIAN EMOSI

September 27, 2017 Add Comment


????????????
Cemilan Rabu 3

??MENDIDIK KEMANDIRIAN EMOSI??

Seorang lelaki duduk beristirahat dibawah pohon. Matanya menatap seksama kepompong kecil yang tergantung di cabang pohon tempatnya berteduh. Kepompong itu bergerak-gerak, nampaknya ada yang berusaha keluar dari dalam kepompong itu. Sungguh kesempatan langka, pikir si lelaki. dan iapun memperhatikan dengan lebih seksama. Cukup lama juga, kepompong itu terus bergerak-gerak, hingga akhirnya sedikit tersobek di salah satu sisinya. sobekan itu masih sangat kecil, belum cukup untuk pintu keluar bagi si penghuni kepompong. Maka iapun masih terus mengeluarkan tenaga, yang menyebabkan kepompongnya terus berguncang.

Lama kelamaan, si lelaki merasa jatuh kasihan, begitu banyak tenaga sudah dikeluarkannya, belum juga si penghuni berhasil keluar. Dilihatnya kepompong itu lebih dekat. Rupanya sobekannya masih juga terlalu kecil. Akhirnya diambilnya inisiatif untuk menolong si penghuni itu untuk bisa segera keluar. Segera diguntingnya kepompong tersebut sehingga terbuka lebar sisinya, agar si calon kupu-kupu bisa segera keluar.

Tapi sungguh diluar dugaan, yang keluar dari kepompong itu bukanlah kupu-kupu cantik, tetapi kupu-kupu dengan bentuk aneh. Kepala dan perutnya besar, sementara sayapnya lemah tak bisa terentang. Kupu-kupu cacat itu langsung terjatuh ke tanah, dan hanya bisa menggelepar-gelepar tak berdaya.

Ternyata tindakan si lelaki untuk menolong dengan menggunting kepompong itu yang justru menyebabkan cacatnya kupu-kupu itu. Sesungguhnya susah payahnya si kupu-kupu keluar dari kepompong, termasuk proses akhir pertumbuhan bandannya. Melalui kerja kerasnya mengguncang kepompong sampai tersobek itulah yang justru akan mengecilkan kepala dan badannya hingga ke ukuran yang pas. Sementara otot sayapnya menjadi kuat sehingga cukup kuat untuk mengepakkan sayapnya.

Tetapi campur tangan seseorang mengeluarkannya terlalu cepat, maka proses pertumbuhan terakhir itu tak sempat dilewatinya. Yang terlahir adalah kupu-kupu berkepala dan badan yang bengkak, dengan sayap yang loyo tak berkekuatan.

??CAMPUR TANGAN YANG MERUSAK??

Seperti kupu-kupu itu pulalah nasib anak-anak kita, jika orang tua terlalu banyak ikut campur tangan dalam pembentukan kemandirian emosi mereka. Ketika anak sudah sampai pada tahap pengendalian diri maka hampir seluruh upaya mereka lakukan sendiri. Orang tua hanya berperan sebagai fasilitator saja.

Saat anak berupaya mengendalikan emosi kemarahan, kesedihan atau kekecewaan yang menyerang dirinya, maka ayah Bunda hanya bisa memotivasi saja, sementara si anaklah yang harus memutuskan sendiri, apakah ia akan lakukan atau tidak. Jika orang tua memberikan campur tangan dan bantuan untuk menyelesaikan masalah anak, maka anak tidak akan memperoleh pembelajaran hidup.

Ketika dua orang anak bertengkar, bukanlah tugas orang tua untuk melerai dan memutuskan siapa yang bersalah dan harus minta maaf. tetapi semestinya anak-anak itu sendirilah yang menyelesaikannya. Yang bisa dilakukan orang tua adalah memotivasi kedua anak yang sedang berseteru untuk berempati satu sama lainnya, sehingga perseretuan bisa diakhiri. Masing-masing bisa menghormati hasil fikiran temannya serta saling menghormati.

Bisa saja orang tua memaksa salah satu pihak yang dianggapnya salah untuk mengaku  salah dan minta maaf, tetapi bukannya menyelesaikan masalah, justru akan memperburuk masalah. Bukannya empati yang timbul dihati anak tapi justru rasa iri, merasa dipojokkan , pilih kasih  yang menimbulkan rasa dendam.

Disinilah orang tua belajar tega untuk tidak buru-buru menolong anak yang sedang berjuang menempuh ujian kehidupan. sehingga orang tua tidak terlibat dalam campur tangan yang merugikan. Sepintas nampaknya menolong anak keluar dari kesulitan yang dihadapi, akan tetapi justru menggagalkan pengembangan kemandirian emosi anak.

Salam Bunda profesional
/Tim Fasilitator Bunsay 2/

Sumber Inspirasi
    Istadi, Irawati. Melipat Gandakan Kecerdasan Emosi Anak. Bekasi. Pustaka Inti:2006

- Tips Bunda dan BayiCIRI ANAK MANDIRI DAN TAHAPAN PERKEMBANGAN KEMANDIRIAN

September 27, 2017 Add Comment
Re

???? Cemilan Rabu #2 ????

CIRI ANAK MANDIRI DAN TAHAPAN PERKEMBANGAN KEMANDIRIAN

Kemandirian anak usia dini berbeda dengan kemandirian remaja ataupun orang dewasa. Jika pengertian mandiri untuk remaja dan orang dewasa adalah kemampuan seseorang untuk bertanggung jawab atas apa yang dilakukan tanpa membebani orang lain, sedangkan untuk anak usia dini adalah kemampuan yang disesuaikan dengan tugas perkembangan.

Adapun tugas-tugas perkembangan untuk anak usia dini antara lain belajar berjalan, belajar makan, berlatih berbicara, koordinasi tubuh, kontak perasaan dengan lingkungan, pembentukan pengertian, dan belajar moral.

Empat ciri kemandirian anak yang perlu diketahui:
1. Anak dapat melakukan segala aktivitasnya secara sendiri meskipun tetap dengan pengawasan orang dewasa.
2. Anak dapat membuat keputusan dan pilihan sesuai dengan pandangan, pandangan itu sendiri diperolehnya dari melihat perilaku atau perbuatan orang-orang di sekitarnya.
3. Anak mampu bersosialisasi dengan orang lain tanpa perlu ditemani orang tua.
4. Anak bisa mengontrol emosinya bahkan dapat berempati terhadap orang lain.

Lima tahapan perkembangan kemandirian anak yaitu:
1. Anak mampu mengatur kehidupan dan diri anak sendiri, misalnya: makan, ke kamar mandi, mencuci, membersihkan diri, dan memakai pakaian sendiri.
2. Anak bisa melaksanakan ide-ide anak sendiri dan menentukan arah permainan.
3. Anak bisa mengurus hal-hal yang ada dalam rumah dan bertanggung jawab terhadap sejumlah pekerjaan domestik, mengatur bagaimana menyenangkan dan menghBundar diri sendiri dalam alur yang diperbolehkan, dan mengelola uang saku sendiri.
4. Anak bisa mengatur diri sendiri di luar rumah, misalnya di sekolah, menyelesaikan pekerjaan rumah, menyiapkan segala keperluan kehidupan sosial di luar rumah.
5. Anak mampu untuk mengurus orang lain baik di dalam rumah maupun di luar rumah, misalnya menjaga adiknya ketika orang tua sedang mengerjakan sesuatu yang lain.

Dalam mendidik anak mandiri ini dBundatuhkan kesabaran dan pengetahuan yang cukup.  Jangan lupa bahwa anak bukanlah miniatur orang dewasa.  Oleh karena itu anak tidak boleh dituntut menjadi orang dewasa sebelum waktunya.

Salam Bunda Profesional,
/Tim Fasilitator Bunda Sayang/

?? Sumber bacaan :
http://www.al-maghribicendekia.com/2013/09/ciri-anak-mandiri-dan-tahapan

- Tips Bunda dan BayiKemandirian

September 27, 2017 Add Comment


?? *Cemilan Rabu 1*??
12 Juli 2017

*KEMANDIRIAN*

Kemandirian atau bergantung pada diri sendiri adalah konsep yang harus diperhatikan untuk ditanamkan pada jiwa anak.
Banyak anak yang menjadi kurang mandiri pada era sekarang ini. Hal ini nampak jelas dirumah-rumah karena mereka sering kali bergantung pada pembantu. Begitu juga dalam mengerjakan tugas - tugas dan belajar. Sikap tersebut membuat nilai kemandirian pada anak berkurang.
Dengan demikian, pada orangtua dan pendidik harus melatih anak agar belajar percaya diri serta dapat mandiri dalam perkara ibadah dan kehidupan.

Berikut beberapa hal yang dapat membantu untuk menanamkan nilai kemandirian pada diri anak.

*1.* *_Membiasakan Anak untuk Mengerjakan Urusan Rumah Sendiri_*

Misalnya, merapikan kamar, belajar dan mengerjakan tugas dengan tetap memberikan perhatian untuk membantunya pada saat tertentu.

*2.*  *_Membiasakan  Anak untuk Membeli Sesuatu dari Toko (Warung) dan Memberi Mereka Tugas Kecil_*

Misalnya  memberikan mereka catatan belanja dan membiarkan mereka belanja sendiri, lakukan berkali-kali sampai akhirnya mereka terlatih.

*3.* *_Pemilihan Baju_*

Memberikan kesempatan kepada anak untuk memilih bajunya sendiri. Saat tidak cocok kita bisa bertanya dan mengarahkannya saja.

*4.* *_Kemandirian Iman_*

Kemandirian Iman maksudnya adalah kita mengajari anak untuk menjaga ibadahnya sendiri. Ini juga tidak berarti membiarkannya, dan kita tetap harus mengawasi dengan tepat dan dan mengingatkannya  untuk beribadah.

*5.* *_Mengajarinya Perencanaan Sederhana_*

Misal membuat jadwal yang harus anak kerjakan setiap harinya dengan sederhana saja. Hal ini akan membantunya merencanakan aktivitasnya dengan baik, dengan demikian anak bisa belajar cara mengatur waktunya dan menjaganya agar efektif.

*6.* *_Mengambil Manfaat dari Rekreasi dan Perjalanan dalam Menanamkan Konsep  Kemandirian_*

Misal menjadikannya penanggung jawab dalam hal merapikan kamar atau mengelola sejumlah uang. Hal ini akan membantunya mandiri dalam mencari cara untuk menyelesaikan sesuatu yang dituntut darinya.

*7.* *_Kerjasama_*

Agar dalam kemandirian tidak menimbulkan hal-hal yang kurang baik seperti individualisme, sombong, dan rasa tidak memerlukan orang lain, perlu ditanamkan konsep bekerja sama dengan orang lain dalam bentuk yang baik.

Itulah beberapa cara yang dapat membantu kita menanamkan konsep kemandirian dan bergantung pada diri sendiri di jiwa anak. Jika konsep ini dilakukan dengan baik,  akan lahir generasi positif dengan izin Allah ta'ala.semoga bermanfaat... ??

Salam Bunda Profesional
/Tim Fasilitator Bunda Sayang /

Sumber
Dr.  Yaser Nashr, _Mencetak Anak Berkarakter Positif, Unggul, Kreatif dan Berakhlak Mulia_

- Tips Bunda dan BayiBagaimana Cara Mendidik dan Mendampingi Anak Laki-laki

September 27, 2017 Add Comment


??? *Hatiku di Rumahku..* ???

_Beberapa kisah mendampingi anak laki�laki_

By : Veyda Ferzal



 ?Jaman dulu, banyak orang tua mewajibkan semua anak2nya kumpul ketika makan malam, karena itulah ruang-penyatuan yang sangat bagus. Berkomunikasi, becanda, nasehat, curhat, segala perasaan menyatu dan menjadi perekat keluarga.

 ??Makan malam bersama menjadi  �menu utama� nya, bukan makanannya. Sarana menyatukan hati.

?Menjadikan rumah sebagai dalam bayang-bayang surga.  Seperti perjalanan menuju gunung. Dalam perjalanan perlahan terasa sejuk dan muncul pemandangan indah membelai mata. Seperti itulah  rumah didalam perjalanan menuju surga dalam bayang-bayang Surga, insyaAllah.

??�Hatiku di Rumahku� ??adalah kisah hari ini.. bagaimana mengajak anak laki2 menempatkan hatinya di rumahnya. Agar kelak mereka menjadi perancang dan pewujud rumah bayang-bayang Surga ala mereka.

?? rumahku surgaku. Menyalakan kesejatiannya dari rumah ditemani ayah dan bunda.

??. MENEMANI.
Anak  laki2 sangat senang ketika Bundanya menemani, jika bisa hadir tanpa cerewet ?? kemana saja mereka berkegiatan.
Rasa �nyaman� itu biasanya yang mereka butuhkan. Dengan menemani, akan menguatkan komunikasi unik antara Bunda dan anak  lanjutan dari masa kecilnya. Dahsyatnya kebersamaan yang bisa menjadi kunci hati Bunda dan anak.
#berani menjelajah bersama anak.

????BERSAHABAT.
Menjadi sobat  itu asyik juga, jadilah sobat yang baik dengan anak sesuai umurnya.  Menyelami kesukaannya. Menghargai kesukaannya dan ikut bahagia bersamanya.Sejatinya seorang teman, tak akan pernah menyakiti hati.
Kita akan banyak menyerap, melihat dari balik matanya.
#berani main sama anak.

??KOMUNIHATI
Komunikasi penuh cinta. Tambah kecakapan mendengar. Tundukkan keinginan  mendominasi. Anak nyaman curhat sama Bundanya itu sudah bagus banget. Ada rasa percaya, komitmen, saling, dan kerjasama. Bukan hanya isinya perintah2 dan nasehat2 saja
#berani mendengar anak

????PENDENGAR PEMBANGKIT
Bukan hanya kebutuhan anak laki-laki saja, tapi semua manusia sangat butuh didengarkan.
pendengar itu ada tiga:
1.pendengar-penunggu. 2.pendengar-pengelana.
3.pendengar-pembangkit Pendengar penunggu hobi memotong pembicaraan (pingin didengar)
Pendengar  pengelana tidak menyimak, pikiran mengelana entah kemana.
Jadi sang Bunda harus menjadi  pendengar-pembangkit yang menyimak penuh perhatian bagi anak laki�lakinya. Walau dunia dan fisik nya beda.. tetap rasa nyaman di dengarkan� kebutuhan penting sang anak. Kasih kesempatan anak bicara, dan katakanlah � �Bunda dengarkan kok..� atau.. � tenang aja Bunda seneng deh kalo kamu udah cerita sama Bunda��

??AHLI MENURUNKAN EKSPEKTASI
Kadang banyak ekspektasi dan harapan2 kita sebagai Bunda kepada anak laki2nya, tapi ternyata semua itu berpotensi menghalangi kita melihat potensi/kekuatannya. Turunkan ekspektasi juga memudahkan kita Bernegosiasi  dalam banyak hal dengan anak laki-laki tercinta. Jalan kerjasama indah Bunda dan anak.
#berani menerima

??RUMAHATI
Bagaimana menciptakan suasana yang benar2 nyaman buat anak laki di rumah. Bahwa rumah adalah lembah ekspresi dan panggung apresiasi. Dengan memuliakan dan membahagiakan keberadaan anak di rumah adalah intinya.

??PENELISIK POTENSI
Fokus pada kelebihan2 anak dan potensinya.
Karakter anak laki2 adalah cerminan Bundanya. Cara mendidik kita akan tertular bahkan di copy sama anak  laki � laki. Karena kita lah yang paling banyak waktunya dengan mereka. Jadi sebaiknya, sang Bunda banyak memakai kekuatan otaknya atau logical thinking nya buat anak laki2 dengan banyak memfokuskan kelebihan2 pada anak laki2. Hindari banyak melibatkan perasaan dengan mengungkapkan kesalahan2 dan kekhawatiran2 model Bunda.
#berani mengapresiasi total

??Anak Bukan Milik Kita
Anak tetap milik Allahswt, ketika lahir di dunia.. kita lah sang Bunda yang menjadi media terbaik untuk menjadi guru bahkan fasilitator anak. Dan masing2 anak punya kurikulum hidup nya sendiri. Tak selamanya Bunda bisa mendampingi seumur hidupnya. Maka ketika anak melakukan kesalahan bahkan dosa.. mereka sudah ada jalan nya. Biarkan mereka menemukan kesalahanya sendiri dan membenarkan dirinya.

????Percaya dan nikmati proses
Percayakan pada anak laki-laki atas sikapnya yang diambil. Karena otak nya terus berkembang, kadang belum bisa memperhitungkan perbuatanya dengan akibatnya. Karena semua dalah proses yang sangat indah�Kadang2 kepercayaan anak terkikis ketika Bunda yang terlalu protect
Kita percayakan saja� dengan banyak ber doa

??Melibatkan Allahswt  100% dalam mendidik anak..
Setiap anak unik, setiap Bunda unik, setiap keluarga unik.
Ini kisah saya??.
Kita tunggu kisah keren bunda..

- Tips Bunda dan BayiMateri Pokok 10 - Teknis Pendidikan Pre Aqil Baligh 8-10 Tahun

September 27, 2017 Add Comment


????????????????

*Materi Pokok ??*

*Teknis Pendidikan Pre Aqil Baligh 8-10 Tahun*

_Ditulis oleh : Ustadz Harry Santosa_

??????????

Menurut bapak Prof Daniel Rosyid, inti berumah tangga hanya 2, mendidik generasi dan membangun kepemimpinan berbasis potensi atau enterpreneurship bersama (berdakwah, berkomunitas, bersosial bisnis etc). Tanpa dua fungsi sejati itu hidup akan kehilangan gairah. Namun, tidak perlu juga menjadi panik dan tergesa-gesa atau membuat pacuan kuda. Ustadz saya, Ustadz Adriano menganjurkan *Optimistic Parenting*. _Esensinya mendidik anak perlu rileks namun konsisten, Ithminan namun istiqomah. Sebagaimana sunnatullah, semua ada waktu dan tahapan._

Saya melihat ada *periode kritis* di usia 8-10. Pada usia 7 tahun sholat mulai diperintah, dan usia 10 tahun boleh dipukul. Apa maknanya? Ada waktu 2-3 tahun, agar anak _berlatih dan membangun kesadaran_ sehingga tidak perlu dipukul karena meninggalkan shalat.

Bagaimana membimbing anak-anak untuk dapat mencapai fitrah-fitrah baiknya dalam fase ini?

_?? Fitrah Keimanan_
_Keteladanan dan Membangun Kesadaran_

Walau kewajiban Syar'i jatuh ketika aqil baligh, latihan dan pembiasaan dengan cara keteladanan dan membangun kesadaran mesti dimulai sejak 7 tahun, dan 10 tahun adalah titik kritis. Bila tahap ini gagal, dengan berbagai alasan misalnya pemaksaan, trauma atau pendidikan tidak berhasil membuat terbangun kesadarannya, maka fase berikutnya akan sulit recovery.

Masa 7/8 - 10 tahun adalah masa transisi awal dari masa egosentris sebagai anak di usia 0-6 tahun, kepada kesadaran awal sebagai makhluk Tuhan dan makhluk sosial.

Nah, kembali ke tahap 8-10 tahun. Jika imaji ttg sholat dan ibadah lainnya sudah "negatif" di usia 0-6 tahun, di usia 7 tahun batas untuk memulai kesadaran kembali. Ada waktu 8-10 tahun untuk kembali membangun kesadaran positifnya tentang kebenaran. Jadi jangan sampai dipukul. Seingat saya tidak ada satu hadits pun yang menceritakan Rasulullah SAW pernah memukul anak. Nah, sholat adalah contoh. Ada begitu banyak nilai-nilai kebenaran yang bersemayam dalam fitrah keimanan anak-anak kita yang sebaiknya disadarkan.

_?? Fitrah Belajar_
_Intellectual Curiosity_

Intellectual Curiosity adalah salah satu cara membangkitkan fitrah belajar. Yang paling efektif adalah experiental learning atau project based learning atau biasa disebut menggali hikmah bersama peristiwa sehari-hari, atau dari sejarah atau yg ada di alam semesta.

Tidak ada yang kebetulan dari peristiwa sehari-hari. Beternak kelinci misalnya, bukan hanya fitrah belajarnya yang digali, tetapi fitrah-fitrah lainnya. Misalnya ketika ada kelinci yang wafat, kita bisa menemukan hikmah-hikmah dibalik kematian kelinci dan musibah lalu bagaimana menyikapinya. Bagaimana imaji postif dibangun dari peristiwa itu bukan sebalikanya. Jangan remehkan peristiwa dan imaji di masa anak-anak. Banyak orang dewasa yang bersikap negatif terhadap musibah, menjadi terpuruk, depresi dstnya. Itu karena ada imaji negatif, yang membuat luka persepsi lalu melahirkan pensikapan yang buruk ketika dewasa.

Salah satu yang dapat kita gali dari Siroh Nabawiyah ketika Nabi saw berusia 8-10 tahun adalah melakukan perjalanan jauh berdagang ke Syam bersama Pamannya. Dunia luar membuka cakrawala.... Nabi SAW menyaksikan beragam suku bangsa bertemu di Syam, melihat bagaimana nasib pedangan yang jujur dan pedangang yang curang.

Silahkan dieksplorasi cara-cara untuk INSiDE OUT semua fitrah-fitrah baik yang ada dalam diri anak kita....

_?? Fitrah Bakat_

Fitrah bakat yang dimaksud adalah potensi keunikan terkait personality yang merupakan bawaan lahir. Orang menyebutnya bakat, talent, strength, grit dll.

Setiap bayi adalah unik, dan keunikannya adalah keistimewaannya yang bila dikembangkan akan menjadi peran peradabannya, misi spesifiknya sebagai khalifah. Tidak ada bayi yang lahir tanpa bakat dan keunikan. Inilah sesungguhnya panggilan hidup yang sudah Allah rancang. Nampak pada sifat-sifat dominannya sejak kecil misalnya suka memimpin, suka mengatur, suka guyub, suka meneliti, suka berfikir, suka mengaitkan, suka curigaan atau waspada dll. Maka amatilah, catatlah, fokus dan konsisten menumbuhkannya.

_??Fitrah Perkembangan_

Fitrah ini sangat terkait dengan tahapan usia. Ada cara dan metode yang berbeda untuk tiap tahap usia dan tiap jenis fitrah.

Dasar pemahaman adanya fitrah perkembangan :
- Bahwa segala sesuatu di muka bumi dan di alam semesta memiliki sunnatullah perkembangan terkait waktu dan tahapan. Fitrah adalah ibarat benih, maka punya tahapan merawat dan menumbuhkannya.
- Bahwa fitrah perkembangan punya tahun-tahun perkembangan manusia, yang sepenuhnya mengambil dari tahun-tahun yang disebut dalam alQuran maupun alHadits, yaitu 2,7,10 dan 14-15. Dimana 14-15 adalah batas antara anak dan bukan anak, antara bukan mukalaf dan mukalaf, antara tidak wajib memikul beban syariah dan wajib memikul beban syariah, antara pedagogi dan andragogi
- Bahwa semua tahapan adalah Golden Age dalam pandangan Islam, asal memahami pada tahapan apa, fitrah apa, akan mengalami puncaknya dengan cara bagaimana.

??????????

- Tips Bunda dan BayiMateri Pokok 9 - Konsep Pendidikan Pre Aqil Baligh 8-10 Tahun

September 27, 2017 Add Comment


??????????????????????

*Materi Pokok* 9?

?? *Konsep Pendidikan Pre Aqil Baligh 8-10 Tahun* ??

Ditulis oleh : *Ustadz Harry Santosa*
___________________________

Kita akan membahas konsep pendidikan berbasis potensi fitrah dan akhlak, untuk periode pre aqil baligh (usia 8-10 tahun). Tentu tahap 8-10 ini akan lebih mudah kita jalani apabila tahap 0-7, pertumbuhan fitrah keimanan, fitrah bakat, fitrah belajar anak2 kita berkembang secara utuh.

Baik teori psikologi perkembangan anak, maupun perjalanan sirah Nabwiyah, melihat usia 8-10 atau ada juga yg menulis 7-10 merupakan penentu kesiapan tahap latih di usia 11-14 menuju aqil baligh.

Secara syariah, fitrah keimanan, ditandai dengan perintah sholat yg dimulai ketika usia 7 tahun, dan batas penyadarannya sampai di usia 10 tahun. Bila di usia 10 tahun masih belum tumbuh fitrah keimanannya dengan sholat sebagai wujud simbolnya maka boleh dipukul. Fase keimanan Rububiyatullah (kholiqon, roziqon, malikan), bergeser meningkat ke Mulkiyatullah (waliyan dan hakiman). Wujudnya adalah perintah sholat.

Ketika ego sentrisnya terpuaskan di usia 0-6 tahun, maka di usia 7 tahun mulai melebar kepada sosial dan tanggungjawab moral. Maka di saat yang sama, anak2 harus dibangkitkan fitrah keimanannya pada aspek ketaatan pada hukum (hakiman) dan ketaatan/kecintaan tunggal (waliyan).

Secara fitrah perkembangan, usia 7 tahun, anak2 mulai mengenal nilai2 sosial di sekitarnya. Maka mereka mulai mengenal Allah sebagai pembuat hukum dan Zat yang harus ditaati secara totalitas. Di saat yang sama, pada usia 7 tahun, fitrah belajar dan fitrah bakat juga mulai dibangkitkan dengan beragam aktifitas yang menjadi minat dan passionnya. Pada tahap ini perbanyak aktifitas belajar di masyarakat dan aktifitas yang sesuai kepribadiannya. Agar di usia 10 tahun, ketiga fitrah ini (fitrah keimanan, fitrah belajar, fitrah bakat) sudah matang untuk dilatih secara serius.

Usia 10 adalah batas evaluasi apakah sudah kenal Allah dengan baik (sholat dengan kesadaran) dan kenal diri dengan baik (ku tahu yg ku mau). Para Pelatih FIFA, juga menjadikan usia 10 tahun sebagai batas dari latihan �bermain-main saja walau berbakat� menjadi latihan �teknik dan muscle memory�. Di Jerman penjurusan sekolah dimulai ketika kelas 4 SD, atau sekitar usia 10 tahun.

Rasulullah SAW, mulai magang berdagang bersama pamannya ke Syams sekitar usia 10  atau 11 tahun.

Abu Bakar Ra, mengatakan ada dua hal yang paling utama untuk dikenal, yaitu kenal Allah dan kenal diri. Menurut saya kenal Allah (fitrah keimanan) dan kenal diri (fitrah bakat) sebaiknya sudah selesai di usia 10 tahun.

=====================

- Tips Bunda dan BayiMateri Pokok 8 - Teknik Pendidikan Pre Aqil Baligh 0-7thn

September 17, 2017 Add Comment
??????????????????????

*Materi Pokok* 8?

*Teknik Pendidikan Pre Aqil Baligh 0-7thn*

_Ditulis oleh: Bunda Septi Peni Wulandani_



????????????

Pada anak usia 0-7 tahun, anak dBundaat kaya wawasan. Memperkaya wawasan berbeda dengan menjejalkan (outside in).

Memperkaya wawasan dalam perspektif pendidikan berbasis fitrah adalah dengan keyakinan bahwa tiap anak sudah memiliki fitrah belajar, konsep-konsep dasar berpikir, sehingga mampu menalar. Tugas kita sebagai orang tua adalah menyadarkan anak-anak dengan menginspirasi, menunjukkan, mengencourage dstnya, sehingga mereka akan belajar dengan sendirinya. Istilahnya kerennya, �dont too much teaching, but more learning�.

??Usia 0-2 tahun adalah masa anak-anak mengikat bonding fisik dan psikis dengan kedua orangtuanya, terutama Bunda yang menyusui. Kita boleh menganggap anak-anak sebagai seorang bayi "hanya" di usia ini (0-2 tahun). Mengapa ditekankan "hanya" karena banyak diantara kita memperlakukan anak-anak di bawah 5 tahun (balita) sebagai bayi, contohnya : semua serba dibantu.

Usia 0-2 tahun hak anak adalah mendapatkan makanan terbaik untuk fisiknya yaitu ASI, maka penuhilah secara tuntas. Sambil menyusui selalu masukkan harapan Kamu dari lubuk hati yang terdalam.

Ayah jangan lewatkan moment ini, ikutlah berpartisipasi aktif bermain dengan anak-anak usia 0-2 tahun. Berikan sentuhan kasih sayang ke anak, ajaklah mereka bicara menjelang tidur, tanamkan value keluarga Kamu kepada anak-anak sedini mungkin.

??Memasuki usia 2-7 tahun (thufulah) saatnya kita menanamkan ketauhidan dengan sangat kuat. Di usia inilah (2-7th) anak-anak sedang membangun pola, maka jangan sampai salah. Berikan teladan yang benar. Hati-hati jangan sampai anak-anak gagap value di usia ini. Antara apa yang Kamu katakan dengan apa yang mereka lihat. Apabila anak-anak usia 2-7 th melakukan kesalahan, tidak bisa kita biarkan, harus segera dibetulkan saat itu juga, karena itu masa pembentukan pola. Di usia ini orang tua harus tegas, karena itu masa pembentukan, semakin bertambah usia makin longgar.

??Panduan teknis untuk mengembangkan fitrah anak di usia 0-7 tahun yaitu:

a. Fitrah Keimanan : mulailah mengenal Allah s.w.t dan menikmati segala kebesarannya

b. Fitrah Belajar : kuatkanlah bahasa Bunda anak-anak serta explored isi alam ini dengan kegiatan bermain bersama di alam

c. Fitrah Bakat : tour de talent, gunakan waktu Kamu untuk melihat segala macam bakat yg diberikan Allah ke setiap orang, sehingga fitur unik ini digunakan untuk menjalankan misi hidupnya. Explore bakat anak.

Salah satu contoh dengan mengajak anak untuk melihat keanekaragaman bakat/profesi yang ada di muka bumi ini, agar mereka kaya wawasan, sehingga kaya akan mimpinya untuk masa depan

d. Fitrah Perkembangan: Gunakanlah pola rasul dlm menguatkan fisik anak, mulai pola makan, pola tidur, pola OR dll

????????????

- Tips Bunda dan BayiMateri Pokok 7 - Konsep Pendidikan Pra Aqil Baligh 0-7 tahun

September 17, 2017 Add Comment
????????????????????

*Materi Pokok* 7?

*Konsep Pendidikan Pra Aqil Baligh 0-7 tahun*

_Ditulis oleh: Ust. Harry Santosa_




Ayah bunda, esensi pendidikan sejati adalah pendidikan berbasis fitrah. Tugas kita adalah menemani anak-anak kita menjaga fitrahnya, menyadari fitrahnya lalu membangkitkannya menjadi peran-peran sesuai fitrah yg Allah kehendaki itu. Inilah esensi pendidikan berbasis potensi dan akhlak. Dengan fitrah Allah itulah Allah menciptakan manusia. Tiada yg berubah dari ciptaan Allah swt.

Fitrah itu setidaknya meliputi fitrah keimanan, fitrah belajar, fitrah bakat dan fitrah perkembangan.

Topik saat ini adalah pendidikan utk usia 0-7 tahun, tentu saja pendidikan fitrah-fitrah yg ada juga harus melihat fitrah perkembangan. Tiap tahap memiliki sunnatullahnya sendiri, memiliki cara dan tujuan mendidik yg khusus.

_Pendidik sejati adalah seperti petani sejati._ Pendidikan ibarat taman bukan pabrik atau perkebunan. Para petani harus memahami tahapan menanam, dia mesti memperlakukan tiap anak-anaknya bagai bunga-bunga di taman, yg masing-masing memiliki kekhasan, keunikan dan keindahannya. *Maka cara memperlakukan setiap bunga adalah khas, tidak bisa seragam.* Petani sejati _harus rileks dan konsisten_, dia tdk boleh bernafsu menggegas dan menyeragamkan demi produktifitas dan kepentingan siapapun yang tidak relevan dengan tanamannya. Petani sejati tidak boleh sembarang memakai bahan kimia yang menggegas pertumbuhan tanaman, yang malah merusak tanaman itu sendiri. Petani sejati harus meyakini qodrat Allah swt terhadap segala sesuatu yang ada pada tanamannya dan yang ada di sekitarnya.

Dasar panduan kita adalah jelas, bahwa tiap anak lahir dalam keadaan fitrah. Tugas kita bukan merubahnya, merekayasanya, menuntutnya sesuai obsesi kita tetapi _menemaninya._

Imaji-imaji positif yg baik akan melahirkan persepsi positif, dan persepsi positif akan memunculkan pensikapan yg baik ketika mereka dewasa kelak. Imaji-imaji negatif akan memunculkan luka persepsi, dan luka persepsi akan melahirkan pensikapan yang buruk ketika mereka dewasa kelak.

Seorang pendidik yang arif mengatakan bahwa kesan baik sehari saja ketika anak-anak, akan menyelamatkan banyak hari ketika mereka dewasa kelak. Aqidah atau fitrah keimanan perlu dan sebaiknya ditumbuhkan dengan pola-pola seperti ini. Silahkan berkreasi.

Fitrah belajar juga demikian. Setiap anak yang lahir adalah pembelajar tangguh, para ilmuwan menyebut bayi yang lahir adalah scientist. Itu krn Allah telah mengkaruniai fitrah belajar ini pada setiap anak. Tidak ada bayi yang memutuskan untuk merangkak seumur hidupnya, ketika mereka belajar berjalan dan jatuh berkali-kali.

Fitrah keimanan pada usia 0-7 tahun, disadarkan dengan membangun imaji-imaji positif, inspirasi kisah, bacaan bersastra baik, bahasa Bunda yg sempurna, banyak bermain di alam terbuka. Rasulullah saw ketika kecil hidup di gurun, mendaki bukit, menggembala kambing, bertutur fasih dari bahasa Bunda yg murni, mengenal akhlak-akhlak dan tradisi baik warga desa. Bagi anak-anak imaji positif penting, karenanya melarang perbuatan keras yg merusak imaji-imaji ini. Rasulullah saw membiarkan Hasan dan Husein bermain kuda-kudaan ketika beliau Sholat, membiarkan Aisyah kecil bermain boneka dan kain bergambar dstnya. Ini semata-mata untuk melahirkan imaji-imaji positif, atau kesan baik tentang Allah, tentang ibadah, tentang dirinya, tentang orangtua (yang sementara menjadi standar kebaikan dan keburukan sebelum mereka mengenal Rabbnya dan syariah-Nya), tentang alam, tentang masyarakatnya.

Tugas kita, para ortu sekali lagi, hanyalah menemani mereka, memberi semangat, menunjukkan hal-hal yg baik, memfasilitasi, lalu rileks dan konsisten, tenang dan istiqomah, sabar dan syukur.

Bunda Septi memberi tips utk membangkitkan kesadaran fitrah belajar ini dengan istilah intelectual curiosity, dsbnya

Penelitian-modern menjelaskan bahwa anak-anak akan bisa belajar mandiri hanya dengan diberi "jalan" saja, tidak perlu dijejalkan, tdk perlu banyak formalitas yang bahkan mengekang kebebasan, kemerdekaan memilih dan curiositynya. Ada ahli parenting yang bilang bahwa anak-anak kita lebih pandai menjawab, daripada pandai bertanya.

======================

- Tips Bunda dan BayiMateri Pokok 6 - Teknik Memulai Home Education

September 17, 2017 Add Comment
????????????????????????

*Materi Pokok 6?*

*??Teknik Memulai Home Education??*

_Ditulis oleh : Bunda Septi Peni Wulandani_




???????????

Sebelumnya kita pahami dulu _HE adalah kewajiban syar'i kita sebagai orangtua._ Bahkan menurut saya justru jadi ilmu wajib bagi para calon Bunda dan calon bapak. Home Education itu dimulai dari satu pemahaman para fasilitator utamanya yaitu kita sebagai orangtuanya.

??Maka mulailah :

a) Berdiskusi secara rutin antara Kamu dan pasangan tentang konsep HE. Tentukan jadwal khusus untuk Kamu bersungguh-sungguh membahas hal ini.

b) Seringlah belajar bersama dengan pasangan kita tentang HE, baik dengan silaturahim, ikut seminar, bedah buku dll kemudian segera tentukan apa hal-hal baik yang bisa segera kita terapkan di keluarga kita.

c) Berpeganglah teguh pada Al Quran dan Hadist sebagai acuan utama kita mendidik anak. Yang lain hanya jadikan referensi, jangan justru membuat Kamu bingung.

d) Belajarlah melihat potensi unik anak-anak kita, kemudian perkuat sisi keunikan tersebut, ingat anak kita adalah "limited edition" hanya kita yang paham, jangan pasrahkan ke orang lain.

e) Mulailah merancang kegiatan sederhana untuk anak2 kita.

f) Perkuat bonding Kamu bersama anak2 di usia 0-7 th ini. Perkuat dengan bahasa Bunda dan bermain bersama alam. Jadi sebaiknya jangan terlalu dini memasukkan anak ke lembaga yang bernama "sekolah".

g) Ketika sudah memasuki usia sekolah perkaya wawasan anak dengan berbagai konsep pendidikan. *Ingat* "sekolah" itu hanya bagian pilihan dari pendidikan, bukan satu-satunya.

h) Konsep utama HE adalah Iqra' dan thalabul 'ilmi. Jadi urusannya adalah belajar atau tidak belajar bukan sekolah atau tidak sekolah.

???????????

- Tips Bunda dan BayiMateri Pokok 5 - Parenting On Waiting

September 17, 2017 Add Comment
????????????????????????

*Materi Pokok 5?*

*PARENTING ON WAITING*

*_(Home Education bagi Orangtua Yang Menanti Buah Hati)_*

Disampaikan oleh : Ustadz Adriano Rusfi

???????????



Tak pelak lagi, memiliki buah hati adalah sebuah harapan besar. Ia adalah bagian dari mimpi besar pernikahan, dan awal dari sebuah cita-cita peradaban. Lengkap sudah, kala sebuah rumah tangga kemudian dihiasi oleh sang penyejuk mata sibiran tulan. Karena ia adalah obat jerih dan pelerai demam. Sebuah kata bijak bahkan berujar bahwa �Orang yang memiliki anak bagaikan orang yang akan hidup selamanya�. Ya, karena melalui anak sebuah mimpi dapat dititipkan, diteruskan dan dilanjutkan, bahkan pada sekian generasi berikutnya. Maka tak heran jika ada begitu besar asa penantian akan kehadirannya, ada sekian banyak uang yang rela dikeluarkan agar ia segera hadir, ada berBunda cemas bersama doa dan airmata agar Sang Khalik menitahkan kehadirannya di dunia.

Namun mungkin banyak yang lupa bahwa sang anak adalah sebuah amanah raksasa, yang kehadirannya telah membuat sebelah kaki kita ada di tubir neraka. Menuntunnya menuju jalan shaleh hari ini adalah sebuah misi nyaris gila, yang hampir-hampir mustahil dijalani di tengah goda maksiat dan kebathilan di mana-mana. Seorang Bunda bahkan putus asa, lalu membunuh anak-anak saat lelapnya, ketika ia gelisah menatap badai gelap di masa depan sana. Karena setiap amanah adalah tanggung jawab, dan sebuah laporan pertanggungjawaban adalah keletihan yang menyiksa di Hari Pengadilan kelak. Maka, tak pelak lagi Allah menyindir manusia yang asyik-masyuk berburu amanah dalam sebuah firmanNya sebagai �amat zalim dan bodoh�. (QS Al-Ahzab : 72).

Tapi apa hendak dikata, bagaimanapun menanti sang buah hati adalah fitrah, bagian dari naluri terdalam relung hati manusia. Tak pernah ada yang salah dari sebuah rindu penantian. Tak ada yang keliru dari sebuah ikhtiar untuk menghadirkan. Terlalu dapat dimengerti akan rasa cemas dan gelisah, ketika tubuh kecil nan lucu itu belum juga hadir dalam hangatnya pelukan. Namun, ketika sebuah rindu, asa dan gelisah terakumulasi berlebihan, maka ia malah kontraproduktif bagi kelahiran sang idaman. Karena cemas akan mengurangi kualitas sperma dan membuat cairan vagina menjadi asam. Itulah sebabnya saya berkata pada pasutri yang telah tujuh tahun menanti : *�Cemaslah secukupnya, dan berharaplah tanpa batas...�*. Lalu, kinipun mereka telah berputra dua.

Sungguh, di luar sana ada rBundaan anak tak berayahbunda. Mereka juga berhajat akan kehangatan dan asuhan, bukan panti asuhan. Seringkali mereka adalah anak-anak kita yang hadir lewat rahim yang lain. Tataplah mata mereka, bukankah mereka sungguh anak-anak kita ? Mereka juga butuh diasuh oleh fitrah keayahbundaan dan oleh parenting dari buku dan seminar. Kelak, andai kita bisa tuntun mereka ke tangga keshalehan, maka doa mereka untuk kita. Ya, bukan satu-dua doa anak shaleh, tapi puluhan doa anak shaleh. Kelak, andai kita bisa didik mereka ke jalan kebenaran, sungguh mereka akan bersama Rasulullah SAW di dalam surga, karena setiap yatim adalah kekasih Beliau  SAW. Lalu, mereka akan berbisik ke telinga Rasulullah SAW tentang syafa�at untuk kita.

Ayahbunda, terkadang sebuah karunia dan amanah butuh penjemputnya. *Penjemputnya adalah ilmu dan tekad untuk memenuhi prasyaratnya.* Jika ayahbunda ingin dikaruniai sebuah mobil, maka belajarlah mengemudi, buatlah SIM dan bangunlah garasi di rumah, walau hari ini belum punya sekeping rodapun. Agar Allah *�membaca�* sebuah tekad, kesungguhan dan harap yang terwujud nyata. Dan, ketika ayahbunda mendamba hadirnya benih peradaban yang ingin disemai di dalam rumah, maka tunjukkanlah padaNya betapa ayahbunda telah begitu siap untuk mendekapnya dan mengasuhnya, lewat kedalaman parenting bagi anak-anak lain. Dan jika Allah ternyata tak jua menghadirkannya, itulah cara Allah Yang Maha Pengasih untuk mengurangi beban hambaNya di akhirat kelak.

???????????
Materi ini adalah edukasi untuk (calon) ayah bunda dimana apa yang dijelaskan dalam materi adalah bahasa ilmiah yang tidak bisa dihindari dalam konteks pembahasan reproduksi manusia.

???????????
_Tim Fasilitator ?atrikulasi#5 HEbAT Community_

- Tips Bunda dan BayiMateri Pokok 4 - Tazkiyyatun Nafs

September 17, 2017 Add Comment
??????????????????????

*Materi pokok 4?*
????????


*Tazkiyyatun Nafs*
(Selanjutnya penulis singkat jadi TN)

?? Nara Sumber : Rita Riswayati


??Tazkiyyatun Nafs sesungguhnya diperuntukan bagi orang yg sdh aqil baligh, sdh atau belum menikah, punya anak atau tidak, guru maupun murid.

??Dari kitab tafsir Ibnu Katsir, Tazkiyyatun Nafs artinya *membersihkan/mensucikan , maknanya adalah tunduk dan ta'at*

Jadi *how*nya, apapun yg bisa membuat kita makin tunduk dan ta'at pada Alloh.
Efeknya hati menjadi bening, jernih jiwapun sehat baru bimbingan Alloh, Rosul, orang" sholih dan apapun serta siapapun 'guru kehidupan' akan membuat kita dapat mengambil hikmah.

??Menurut ustadz Harry Santosa, Tazkiyyatun Nafs teknisnya adalah dengan berkegiatan sesuai aspek-aspek fitrah. Fitrah keimanan dan seterusnya.

??Kembali ke resume kitab tafsir Ibnu Katsir, start dan finish beban penghambaan adalah Tauhid yg membersihkan jiwa dari syirik dan berbagai akibatnya spt 'ujub, dengki, sombong, kikir , *amarah*, dzolim, cinta dunia, dll.

??TN bertujuan mensucikan diri plus melepaskan beban, kecuali penghambaan. Jadi apapun amanahNya, termasuk anak,jadikan itu aktualisasi diri dari penghambaan kita kepada Alloh.
Udah, kelar masalah kita??

?? *Induk Sarana TN*:
> Sholat (Al -Ankabut: 25)
> Zakat, infak, shodaqoh ( Al Lail : 18)
> Shaum ( Al Baqoroh: 183)
> Tilawah Al Qur'an:  Al Anfal: 2)
> Dzikir ( Ar- Ra'd: 28 & Al-Fajr: 27-28)
> Tafakkur (Ali Imron: 190-193)
> Mengingat kematian (Al- A'raf: 185)
> Muhasabah harian (Al Hasyr: 18)
> Mujahadah /bersungguh-sungguh ( Al 'Ankabut: 69)
> Amal Ma'ruf dan nahi munkar (Al Ma'idah: 78; Asy-Syams: 9; Ali Imran: 104)
> Melakukan pelayanan umum dan khusus dan tawadhu' ( Al Hijr: 88)
> Taubat ( Al Furqon: 70)


_dinukil dari Intisari Kitab Ihya'Ulumuddin, syekh Imam Al Ghazali_

????????????

- Tips Bunda dan BayiMateri Pokok 3 - Fitrah Orangtua (Keayahbundaan)*

September 17, 2017 Add Comment
????????????????????????

*Materi Pokok* 3?
*Fitrah Orangtua (Keayahbundaan)*



Penulis :
Ust. Adriano Rusfi, Psi

"Tetap optimis, karena Allah telah menginstall parenting pada tiap fitrah ayahbunda."

Bahkan pada tiap ayahbunda parenting yang diinstall pun berbeda-beda. Begitulah hebatnya ilmu Allah.

Selain belajar tentang fitrah anak, mari belajar fitrah ayahbunda. Karena yang paling ahli mendidik anak bukanlah saya, tapi ayahbunda mereka.

Fitrah ayah dan fitrah bunda adalah karakter-karakter yang Allah lekatkan pada mereka, yang mempengaruhi perilaku dan pola asuh mereka terhadap anak-anak mereka.

Fitrah ayahbunda itu minimal ada tiga :

Pertama, fitrah sebagai manusia biasa yang punya kebutuhan, kelebihan, kelemahan, kegembiraan, keletihan, emosi dan sebagainya. Jadi, dalam pendidikan anak perlu disadari bahwa : ayahbunda juga manusia, bukan robot parenting

Kedua, fitrah sebagai laki-laki dan perempuan, yang wujud dalam maskulinitas dan femininitas. Sehingga, dalam pengasuhan dan pendidikannya ayah dan bunda harus berbasis pada karakternya sebagai laki-laki dan perempuan.

Ketiga, fitrah sebagai orangtua bagi anak-anaknya, yang memiliki hak, kewenangan dan kewajiban atas anak-anak. Mereka bukan hanya pengasuh dan pelayan, tapi juga pemimpin dan pengelola.

Jangan sampai teori parenting yang kita pelajari melumpuhkan naluri, intuisi dan firasat parenting kita.

"Minta fatwalah pada hatimu, karena kebajikan adalah apa-apa yang menenteramkan hati" (dari HR: Ahmad 4/227-228)

Mereka-mereka yang terbiasa dengan amalan nafilah (sunnah), maka Allah akan menjadi mata, telinga, tangan dan kaki, yang dengannya di melihat, mendengar, bekerja dan berjalan (dari Hadits Qudsi)

Belakangan kita agak mengabaikan dan kurang mempertajam firasat. Padahal Rasulullah SAW bersabda :

"Hati-hatilah dengan firasat mu'min. Sesungguhnya ia melihat dengan cahaya Allah"

Parenting yang baik adalah parenting yang mampu meningkatkan kepercayaan diri para Ayahbunda untuk mendidik anak-anaknya sendiri berdasarkan fitrah pendidikan.

Parenting yang buruk adalah parenting yang membuat Ayahunda tergantung kepada para mentor parenting dalam mendidik anak-anaknya.

Jika ditanyakan kepada saya "apa modal yang terbaik dalam parenting?", maka saya akan mengatakan modal terbaik dalam parenting adalah cinta dan ketulusan.

Sebagai Ayahbunda dengan segala kelemahannya, maka kita pasti akan melakukan sejumlah kesalahan dalam mendidik anak-anak kita. Namun, cinta dan ketulusan akan mengkoreksi segala kelemahan dan kesalahan tersebut.

Sungguh, andai kita hanya mengandalkan kemampuan kita saja dalam mendidik anak-anak kita, tentulah anak-anak kita akan tumbuh menjadi generasi yang kacau dan durhaka.

Namun, Allah tak pernah tidur mengintervensi dan memperbaiki segala kelemahan dan kesalahan kita dalam mendidik anak-anak kita.

Maka setiap malam sebelum tidur bermohonlah kepada Allah agar Ia mendidik anak-anak kita, serta mengkoreksi segala kesalahan dan kelemahan kita.

Bashirah dalam hal apapun lahir dari totalitas, dedikasi dan kepedulian yang tinggi terhadap segala hal yang akan kita tangani.

Allah telah berjanji bahwa orang-orang yang total dan dedikatif dalam menangani segala hal, maka Allah akan menunjukkan banyak jalan baginya. Dan mereka mereka yang telah menjual dirinya kepada Allah, diantaranya melalui pendidikan bagi anak-anaknya, maka Allah akan menjadi penyantun baginya.

Sahabat, Tentang cara mempertajam bashirah saya sudah menyampaikannya di atas

Salah satu indikatornya adalah : jika hati kita tenteram untuk melaksanakan sesuatu terhadap anak-anak kita, walaupun itu bertentangan dengan sejumlah teori parenting, maka sesungguhnya ketentraman hati itu adalah pertKamu dari bashirah Islamiyah.

Bashirah Islamiyah itu bukan hanya menjadi hak prerogatif dari orang-orang yang memiliki tingkat keimanan tertentu saja, karena sesungguhnya Allah tidak pernah kikir memberikan ilham-ilhamNya kepada siapa saja.

Bahkan ilham dari Allah Ia berikan terhadap orang kafir sekalipun. Makanya tak mengherankan jika kreasi iptek banyak Allah ilhamkan kepada orang-orang kafir.

Jadi jangan pernah merasa tak cukup bertaqwa untuk bertanya pada hati. Allah tidak se selektif yang kita bayangkan. Kasih-sayangNya jauh melampaui angan-angan paling optimis kita

Sahabat, Jauhi hal-hal yang meragukan, lakukan hal-hal yang hati kita yakin

Yakin itu bermula dari ilmu yang melahirkan pemahaman. Jika sebuah ilmu justru melahirkan keraguan dan ketidakpercayaan diri, maka ilmu itu harus dijauhi

Ragu dan waswas itu datang dari syaithan. Obatnya adalah ilmu dan ta'awudz



??????????????????
Disusun kembali oleh Tim Fasilitator HEbAT Community
---------------------------------------------

- Tips Bunda dan BayiMateri Pokok 2 - Pernikahan Ideal Gerbang Awal Menuju HE

September 17, 2017 Add Comment
??????????????????????

*Materi Pokok 2?*
*Pernikahan Ideal Gerbang Awal Menuju HE*
?? Ust. Adriano Rusfi



-------------------------------------------------------

_"Hai Anak Muda, menikahlah sebelum mapan. Agar anak Kamu dibesarkan bersama kesulitan-kesulitan Anda. Agar Kamu dan anak-anak Kamu kenyang merasakan betapa ajaibnya kekuasaan Allah. Jangan sampai Kamu meninggalkan anak Kamu yang tak paham bahwa hidup adalah perjuangan."_ (Ust.Adriano Rusfi)

Waktu berjalan cepat, kehidupan menuntut manusia untuk lebih cepat tanggap terhadap keadaan. Salah satu keadaan yang paling urgen adalah kedewasaan mental.

Salah satu bukti bahwa seseorang sudah dewasa secara mental adalah ketika seseorang sudah mampu mencukupi dirinya sendiri, bertanggung jawab dan sadar dengan apa yang dilakukannya. Keberanian untuk mengambil resiko kiranya menjadi mutiara yang berharga di tengah arus global yang sarat memanjakan harapan.

Kedewasaan mental tak diukur dari menjamurnya umur, namun diukur dari seberapa besar kemampuan untuk mengatur sebuah persoalan menjadi tantangan. Ya, masalah harus dihadapi dan tantangan harus diselesaikan. Salah satu masalah dan tantangan yang Allah taqdirkan adalah saat pria dan wanita mulai mengikat janji suci dalam gerbang pernikahan. Semua bermula saat mereka menjadi pasangan suami dan istri.

Saat telah menjadi suami dan istri, kedewasaan mental amat diperlukan. Karena hanya pasangan suami dan istri yang dewasa lah, yang tidak akan takut terhadap kalkulasi-kalkulasi dunia yang menggelembung seakan tak bisa dijangkau. Justru di tengah keterbatasan itulah terdapat berBunda kebahagiaan bagi orang yang tak pernah putus asa. Sebab pahala kesabaran adalah pahala yang tidak ada ukurannya.

Di Indonesia, kaum adam mestinya lebih bersyukur karena bila mental sudah matang dapat lebih mudah melangkah ke jenjang pernikahan. Di negeri ini, kaum hawa tak banyak menuntut mahar yang mewah, tidak seperti di negara-negara lain. Di negara-negara tertentu, mungkin Kamu akan menjumpai betapa mahar yang perlu dihadiahkan sangat besar sehingga tak jarang dari mereka menikah setelah berumur 30an.

Kini, Kamu dapat selangkah lebih maju menjalani kehidupan yang sebenarnya. Kehidupan yang dalam istilah Rosul adalah setengah dari agama. Kehidupan sarat berbagai pahala besar yang diidentikkan sebagai bagian dari ibadah terindah bagi anak manusia.

?? Alasan pentingnya pernikahan menjadi gerbang Pendidikan Fitrah:

1. *Keluarga dibangun di Atas Mimpi-Mimpi Besar*
Bagi laki laki, menikah tidak cukup mengandalkan ketampanan. Lebih dari itu, seorang laki laki yang kedepannya menjadi seorang ayah harus mempunyai tanggung jawab yang matang. Tanggung jawab itulah kekayaan terbesar dalam sebuah rumah tangga. Sebuah rumah tangga akan berjalan sebagaimana mestinya bila kedua pasangan dapat memahami tanggung jawab dan peranannya masing-masing.

Selain itu, juga akan mengantarkan pasangan suami istri untuk lebih fokus ke arah cita-cita besar. Bukan berpikir bagaimana yang penting bisa makan, namun berpikir bagaimana bisa memberi makan orang lain (anak). Rumah tangga baru seperti inilah rumah tangga yang masih dipayungi semangat idealisme. Lambat laun pasti akan menemukan jalan kebijaksanaan dalam beridealisme.

Keluarga yang dibangun dengan mimpi-mimpi besar adalah keluarga yang berperan bagi terbangunnya batu bata peradaban melalui pendidikan keluarga yang visioner, bertujuan dan strategis

2. *Mendidik Anak Lebih Baik dari Orang Tuanya*
Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya lebih baik dari dirinya. Melalui berbagai kegagalan ayahnya di masa muda, juga kebersamaan dalam menjalani rumah tangga dari nol justru akan menguatkan sebuah ikatan bahtera rumah tangga.

Nah, dari masalah-masalah yang timbul itulah sebuah keluarga akan menjadi kuat bila dihiasi dengan kesabaran yang terbaik. Dengan demikian, nasehat seorang ayah bukan hanya di bibir, namun dari hati seperti nasehat bijak seorang Lukman.

Pasangan yang menikah dengan niat baik, akan mendidik anaknya mencapai prestasi yang dituju. Belajar dari masa muda masing masing, pasangan suami istri akan mengajarkan kepada anaknya bahwa kesalahan itu sebuah resiko yang merupakan proses menuju tangga kebenaran.

Dengan kata lain, anak yang dilahirkan pasangan suami istri yang baik, tidak akan takut mencoba hal-hal baru. Justru hal-hal baru tersebut akan terus memacu anak untuk menemukan dan terus mencari sendiri kebenaran hakiki.

3. *Hidup adalah Kerja Keras*
Dengan segenap keterbatasan, pasangan suami istri akan memberikan pelajaran kepada anaknya bahwa hidup adalah perjuangan penuh kerja keras. Di dalam kehidupan, orang yang mempunyai bakat tidak akan berhasil tanpa adanya kerja keras. Karena kerja keraslah penentu keberhasilan seseorang. Tuhan hanya melihat kerja keras manusia, kesungguhan untuk meraih segala cita-cita.

Begitu pula di dalam rumah tangga, terlalu memanjakan anak dengan mudah memenuhi segala kebutuhan berakibat menghambat potensi anak. Selain itu, akan berbahaya juga bagi masa depannya karena hidup yang diketahui sebatas ingin dan segera terpenuhi. Terlebih, jangan sampai anak kita nanti tidak tahu bahwa hidup sebenarnya adalah penuh kerja keras.

4. *Life is Begin at Fourty*
Hidup yang sebenarnya adalah hidup ketika menginjak umur 40 tahun. Usia 40 tahun adalah usia matang dan menjadi usia yang harus sudah mapan. Mapan di sini dapat diartikan sebagai kemapaman psikologis dan kemapanan materi.

Kemapanan psikologi dapat berupa kesempurnaan akhlak dan moral menuju masa depan yang sebenarnya. Sedangkan mapan secara materi, seseorang yang telah berumur 40 tahun sudah tidak lagi memikirkan hal-hal bersifat materi duniawi.

Sebuah rumah tangga yang memapankan dirinya di usia 40 tahun akan memiliki nafas perjuangan yang lebih panjang hingga akhir hayat. Karena tubuh, jiwa dan ruhani yang masih sangat bugar.

Jangan biarkan waktu kalian dimasa lajang berlalu begitu saja tanpa adanya percobaan hal-hal yang baru. Habiskanlah rasa penasaran, kegagalan dan seluruh kematangan rencana Kamu di masa lajang. Jangan sampai ketika masa berumah tangga Kamu menghampiri, Kamu baru sadar akan keinginan-keinginan dan ambisi Anda. Umur 40 adalah umur terbebasnya dari segala keinginan.


5. *Menikah Usia Muda Solusi Kehidupan*
Menikah di usia muda juga akan membantu Kamu menyelesaikan urusan-urusan dunia. Sebagaimana dalam Al Quran, bahwa menikah bukan hanya dicukupkan, namun Allah memberikan janji akan mengkayakan bagi setiap hambanya yang beriman.

Menikah muda merupakan solusi agar ketika Kamu berumur usia lanjut, sudah tidak memikirkan biaya kehidupan seperti biaya listrik, sekolah anak dan biaya-biaya lainnya. Biarlah anak Kamu nantinya yang akan menjaga Kamu menikmati masa-masa penuh kebahagiaan.

Menikah di usia muda akan melahirkan keluarga yang mendidik anak-anaknya dengan sejuta idealisme yang masih membuncah, dan diserap oleh anak-anak yang lahir dengan kualitas genetik kelas wahid dari rahim yang masih fresh.

6. *Dunia Butuh Anda*
Setelah melewati liku-liku perjalanan pernikahan di usia muda, akan tiba saatnya segala kebutuhan Kamu terpenuhi. Kini, kesBundakan Kamu hanya ingin membantu dan membantu sesama manusia mewujudkan predikat manusia terbaik paling bermanfaat bagi sesama.

Kenanglah, bahwa peran Kamu sangat dBundatuhkan dunia. Sudah tiba saatnya Kamu membangun apa yang dBundatuhkan dunia, berkontrBundasi dan turut menyumbang secuil peradaban. Wariskanlah kepada anak cucu Kamu nanti bahwa Kamu dulu dikenal sebagai orangtua yang hebat!

Lalu, bagi Kamu yang masih menanti, tunggu apalagi untuk menuju singgasana raja sehari? Dengan memohon keikhlasan Allah, semoga jalan Kamu dipermudah.

??????????????????????

*Keterangan*
1. Judul asli "MENIKAH SEBELUM MAPAN"
2. Judul dan isi telah direvisi sesuai tujuan nilai nilai HE. Serta telah direview dan mendapat izin ustad Adriano Rusfi (SME Utama HEbAT Community).